sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ribuan orang Rusia serukan pembebasan Alexei Navalny

Diperkirakan hingga 10.000 orang mengikuti aksi protes di Moskow dan jumlah yang sama banyaknya di St Petersburg.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 22 Apr 2021 13:25 WIB
Ribuan orang Rusia serukan pembebasan Alexei Navalny

Puluhan ribu warga Rusia turun ke jalan di kota-kota di seluruh negeri dalam upaya menyerukan kebebasan pemimpin oposisi Alexei Navalny, yang dipenjara.

Diperkirakan hingga 10.000 orang mengikuti aksi protes di Moskow dan jumlah yang sama banyaknya di St Petersburg.

Aksi massa tersebut dinilai penting karena Kremlin berencana memberikan pukulan yang berpotensi mematikan bagi organisasi politik yang dipimpin Navalny di seluruh negeri dengan menyatakannya sebagai kelompok ekstremis.

"Bahkan jika mereka memenjarakan Navalny, malam ini menunjukkan bahwa tokoh-tokoh lain akan maju, orang-orang akan turun ke jalan, bahwa ada masa depan bagi oposisi," kata Arkady, seorang pendukung Navalny.

Pada Rabu (21/4) pagi waktu setempat, polisi menangkap salah para tangan kanan Navalny, Lyubov Sobol dan Kira Yarmysh, serta menggerebek markas regional mereka di kota-kota di seluruh negeri.

Aksi itu bertepatan dengan pidato tahunan Presiden Vladimir Putin kepada negara, di mana dia memperingatkan para pemimpin Barat untuk tidak melewati batas dan mencampuri urusan Rusia.

Putin juga mengatakan bahwa mereka yang mengancam kepentingan Rusia akan menyesal.

"Jika ada yang salah mengira niat baik kami sebagai ketidakpedulian atau kelemahan dan berencana untuk memanfaatkannya, mereka harus tahu bahwa Rusia akan merespons secara cepat dan kuat," tuturnya dalam pidato yang disiarkan melalui televisi secara nasional.

Sponsored

Demonstrasi pro-Navalny telah digelar di lebih dari 100 kota sebagai tanggapan atas laporan kesehatannya yang menurun selama mogok makan di penjara. 

Pakar hak asasi manusia dari PBB meminta Rusia untuk mengizinkan Navalny menerima pertolongan medis dan dirawat di luar negeri, mereka yakin hidupnya dalam bahaya. 

Navalny telah ditahan di penjara dengan keamanan tinggi. Dia mengklaim, otoritas penjara telah menolak aksesnya untuk mendapatkan perawatan medis yang memadai. 

Laporan awal mengatakan, jumlah penangkapan relatif rendah, dengan 400 pengunjuk rasa ditahan di seluruh negeri pada pukul 21.00 waktu Moskow. Jumlah itu diperkirakan meningkat karena polisi berusaha membubarkan aksi unjuk rasa.

Kepala Anti-Corruption Foundatio (FBK) Ivan Zhdanov mengatakan bahwa jika mereka dicap pemerintah sebagai organisasi ekstremis, hal itu akan membuat mereka jauh lebih sulit terlibat dalam kegiatan legal dan bersifat publik.

Polisi menindak keras protes pro-Navalny awal tahun ini, menahan lebih dari 5.000 orang dalam satu hari. Pendukung pada Rabu mengatakan mereka siap untuk menghadapi tindakan keras dari pihak berwenang

Sumber : The Guardian

Berita Lainnya