close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Tangkapan layar CCTV robot anjing militer China bersenapan di punggungnya. Foto Kyodo
icon caption
Tangkapan layar CCTV robot anjing militer China bersenapan di punggungnya. Foto Kyodo
Dunia
Rabu, 29 Mei 2024 15:51

Tentara robot anjing dengan senapan serbu terlihat saat China latihan militer

Robot anjing lain yang dapat mengirim data pengintaian real-time ke pusat komando juga digunakan.
swipe

Di masa depan, pemandangan dalam peperangan bisa jadi seperti adegan dalam film fantasi. Pasukan robot berperang melawan pasukan robot lain. Apa yang dipamerkan China saat latihan militer gabungan di Kamboja sudah memperlihatkan tanda-tanda itu. Prajurit robot sudah semakin berkembang. 

Berbentuk seperti anjing, robot itu dilengkapi senapan yang dapat melakukan misi penyerangan, menurut media yang dikelola pemerintah China dikutip Kyodo.

Dalam latihan "Golden Dragon 2024", seekor robot anjing dengan berat lebih dari 50 kilogram dan membawa senapan serbu di punggungnya mempelopori serangan terhadap sebuah gedung tempat beberapa teroris tiruan bersembunyi, China Central Television melaporkan.

Robot anjing lain yang dapat mengirim data pengintaian real-time ke pusat komando juga digunakan. Bobotnya 15 kg, robot itu dilengkapi sistem penginderaan sudut super lebar empat dimensi.

Daya baterai dan sistem tenaga yang memungkinkan penggunaan hingga empat jam, model yang lebih kecil dari kedua model ini dapat melakukan manuver seperti bergerak maju dan mundur, melompat dan berjongkok, kata CCTV. Seraya menambahkan bahwa model tersebut juga dapat secara mandiri mengatur rute pergerakan untuk menghindari rintangan dan dengan cepat mendekati targetnya.

Chen Wei, seorang peserta latihan asal China, mengatakan bahwa kendaraan yang lebih berat dan dilengkapi senapan dapat menggantikan satu pasukan manusia dan telah "menjadi anggota baru dalam operasi perkotaan kami."

Para analis mengatakan kepada media China bahwa robot anjing dapat “sangat meningkatkan efisiensi tempur dan mengurangi korban.”

Berbagai jenis peralatan baru lainnya, termasuk drone yang dirancang untuk tugas pengintaian dan transportasi bersenjata, juga diintegrasikan di bagian-bagian penting dalam latihan tersebut, menurut laporan tersebut.

Latihan tahunan Golden Dragon di Kamboja pertama kali diadakan pada tahun 2016. Latihan tahun ini dimulai pada tanggal 16 Mei dan akan berlangsung hingga Kamis.

Seorang tentara China menginformasikan bahwa selain robot anjing, selama latihan militer, juga dipamerkan “berbagai peralatan cerdas tak berawak” seperti drone kargo dan drone pengintai seperti disitat Hindustant Times.(kyodonews,hindustantimes)

img
Arpan Rachman
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan