sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Tugas kerajaan Pangeran Harry dan Meghan berakhir pada 31 Maret

Pada awal tahun ini, pasangan Duke dan Duchess of Sussex itu telah mengumumkan akan mundur sebagai anggota senior keluarga kerajaan.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 20 Feb 2020 12:40 WIB
Tugas kerajaan Pangeran Harry dan Meghan berakhir pada 31 Maret
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2273
Dirawat 1911
Meninggal 198
Sembuh 164

Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, secara resmi akan mengakhiri tugas sebagai anggota senior keluarga Kerajaan Inggris pada 31 Maret. Setelah itu, mereka tidak akan lagi menjalankan tugas atas nama Ratu Elizabeth II. Pengaturan ini akan ditinjau periode 12 bulan.

Awal tahun ini, pasangan dengan gelar Duke and Duchess of Sussex itu mengumumkan akan mundur sebagai anggota senior keluarga kerajaan dan berusaha mandiri secara finansial.

Pasangan tersebut berniat untuk membagi waktu mereka antara hidup di Inggris dan Kanada. Kini Harry dan Meghan menetap di Kanada bersama putra mereka, Archie. 

Mereka akan menghadiri enam acara di Inggris pada Februari dan Maret, termasuk Commonwealth Day Service pada 9 Maret. 

Harry dan Meghan akan secara resmi mempertahankan gelar "His/Her Royal Highness", tetapi mereka telah menyatakan tidak akan menggunakannya. Izin penggunaan kata "Royal" di merek dagang mereka pun sedang didiskusikan dengan kerajaan.

Menurut seorang sumber kerajaan, izin penggunaan kata tersebut masih ditinjau dan didiskusikan. Namun, kemungkinan besarnya adalah mereka tidak akan diperbolehkan untuk menggunakannya.

"Karena Duke and Duchess of Sussex mundur sebagai anggota senior keluarga kerajaan dan akan bekerja menuju kemandirian secara finansial, penggunaan kata 'Royal' dalam konteks ini perlu ditinjau," jelas sumber tersebut.

Tidak lama setelah mengumumkan pengunduran diri dari tugas kerajaan, Harry dan Meghan mengajukan permohonan hak paten "Sussex Royal" sebagai merek dagang mereka. Situs resmi pasangan tersebut bernama sussexroyal.com dan mereka berencana untuk menggunakan merek dagang itu untuk banyak hal seperti buku, alat tulis, pakaian, badan amal, hingga kampanye sosial.

Sponsored

Seorang ajudan Ratu Elizabeth menilai bahwa pasangan tersebut seharusnya tidak lagi menggunakan merek dagang itu.

"Saya pikir tidak bisa begitu. Tidak ada yang bisa menjadi dua hal secara sekaligus, antara Anda anggota keluarga kerajaan atau Anda bukan," tutur Thomas Woodcock kepada The Times of London.

Juru bicara Harry dan Meghan mengatakan, karena pasangan itu tidak lagi menjalankan tugas kerajaan, mulai 1 April, mereka tidak akan memiliki kantor di Istana Buckingham. (Reuters, BBC, dan CNN)

Berita Lainnya