sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Update perang Rusia-Ukraina: Pasukan Rusia mulai serang Kiev dengan rudal

Anggota Parlemen Ukraina Oleksiy Goncharenko menulis di aplikasi pesan Telegram bahwa menurut data awal, 14 rudal diluncurkan ke Kiev.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Minggu, 26 Jun 2022 15:01 WIB
Update perang Rusia-Ukraina: Pasukan Rusia mulai serang Kiev dengan rudal

Rusia menyerang ibu kota Ukraina Kiev pada dini hari Minggu pagi. Setidaknya dua bangunan tempat tinggal, menjadi sasaran. Hal itu diungkap Wali Kota Kiev Vitali Klitschko. 

Akibat serangan rudal Rusia yang menghantam kompleks perumahan di Kiev itu, dua orang terluka dan mengubur lainnya di bawah reruntuhan.

Anggota Parlemen Ukraina Oleksiy Goncharenko menulis di aplikasi pesan Telegram bahwa menurut data awal, 14 rudal diluncurkan ke wilayah Kiev.

Sebanyak empat ledakan terdengar sekitar pukul 06:30 (0330 GMT), setengah jam setelah sirene serangan udara terdengar di ibu kota. Ini menjadi tanda darurat 'baru'. Pasalnya, Sudah tiga pekan, Rusia tidak membombardir wilayah ini.

"Beberapa ledakan di distrik Shevchenkivsky," kata Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko di Telegram.

"Ambulans dan penyelamat sudah di lokasi. Di dua gedung, penyelamatan dan evakuasi warga sedang berlangsung," tambahnya.

Klitschko, yang mengunjungi tempat kejadian, kemudian mengatakan bahwa "ada orang di bawah reruntuhan".

Rusia semakin konsolidasi di wilayah timur 

Sponsored

Sementara itu, Sabtu (26/6) pasukan Rusia telah berusaha untuk menelan benteng terakhir Ukraina yang tersisa di wilayah timur Luhansk, menekan momentum mereka setelah mengambil kendali penuh Sievierodonetsk yang hangus dan pabrik kimia tempat ratusan tentara dan warga sipil Ukraina bersembunyi.

Di hari yang sama, Rusia juga meluncurkan lusinan rudal di beberapa daerah di seluruh negeri yang jauh dari jantung pertempuran timur. Dilansir dari Gulftoday, Beberapa rudal ditembakkan dari pembom jarak jauh Tu-22 Rusia yang dikerahkan dari Belarus untuk pertama kalinya, kata komando udara Ukraina.

Pemboman itu mendahului pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, di mana Putin mengumumkan bahwa Rusia berencana untuk memasok Belarus dengan sistem rudal Iskander-M.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan Sabtu malam bahwa pasukan separatis yang didukung Rusia dan Moskow sekarang menguasai Sievierodonetsk dan desa-desa di sekitarnya. Dia mengatakan upaya pasukan Ukraina untuk mengubah pabrik Azot menjadi "pusat perlawanan yang keras kepala" telah digagalkan. (fGulftoday)

Berita Lainnya
×
tekid