Banjir masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan permukiman. Kondisi tersebut kerap terjadi secara tiba-tiba dan berdampak pada keselamatan warga, kerusakan rumah, hingga terganggunya aktivitas sehari-hari.
Untuk mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan, masyarakat perlu melakukan persiapan sejak dini sebelum banjir terjadi. Kesiapsiagaan tidak hanya membantu melindungi diri dan keluarga, tetapi juga memudahkan proses evakuasi saat kondisi darurat. Berikut lima langkah penting yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan diri sebelum banjir datang:
1. Kenali risiko banjir dan jalur evakuasi
Langkah awal yang penting adalah memahami apakah wilayah tempat tinggal termasuk daerah rawan banjir. Warga perlu mengetahui riwayat banjir, titik-titik rawan genangan, serta jalur evakuasi dan lokasi tempat pengungsian terdekat agar dapat bertindak cepat saat kondisi darurat.
2. Siapkan perlengkapan darurat
Perlengkapan darurat sebaiknya disiapkan jauh hari dan diletakkan di tempat yang mudah dijangkau. Isi tas siaga dengan air minum, makanan tahan lama, senter, baterai cadangan, perlengkapan P3K, obat-obatan pribadi, serta dokumen penting yang disimpan dalam wadah kedap air.
3. Lindungi rumah dan barang berharga
Upaya pencegahan juga perlu dilakukan di dalam rumah. Peralatan listrik dan barang berharga dianjurkan dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan. Selain itu, pastikan saluran air di sekitar rumah bersih dari sampah agar aliran air tidak tersumbat.
4. Tetap memantau informasi
Informasi yang akurat sangat penting menjelang dan saat banjir. Pantau prakiraan cuaca dan peringatan resmi melalui radio, televisi, atau sumber daring yang tepercaya agar dapat mengambil langkah antisipatif lebih awal.
5. Rencanakan evakuasi sejak dini
Menentukan rencana evakuasi bersama keluarga dapat mencegah kepanikan saat banjir terjadi. Pastikan seluruh anggota keluarga mengetahui titik kumpul, jalur evakuasi, dan tujuan pengungsian jika kondisi semakin memburuk.
Dengan persiapan yang matang, risiko keselamatan dan kerugian akibat banjir dapat ditekan, sekaligus membantu keluarga tetap tenang menghadapi situasi darurat.