sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Berikut bahaya konsumsi darah Kobra

Banyak yang meyakini darah ular berbisa itu menyembuhkan dan mencegah penyakit dalam badan, banyak juga yang percaya menambah vitalitas

Bima Yairiba
Bima Yairiba Sabtu, 31 Mar 2018 11:51 WIB
Berikut bahaya konsumsi darah Kobra

Bagi Anda yang percaya darah kobra dapat menyembuhkan macam penyakit dan penambah vitalitas, ketahuilah bahaya mengonsumsi darah mematikan ini bagi tubuh anda. Simak ulasan dari situs informasi kesehatan Halosehat berikut ini.

Banyak yang meyakini darah ular berbisa itu dapat menyembuhkan dan mencegah penyakit dalam badan, banyak juga yang percaya dapat menambah vitalitas. Faktanya, darah kobra memang berkhasiat menyembuhkan penyakit kulit, kencing manis dan kencing manis.

Namun mengonsumsinya dapat menimbulkan efek samping bagi tubuh manusia, berikut tiga efek samping dari darah ular ini:

Salmonella

Salmonella merupakan adalah bakteri yang berbahaya bagi pencernaan. Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit seperti tifoid, paratifoid dan infeksi berat pada sistem saluran pencernaan. Penyakit ini dapat menyebabkan muntah, demam, dan diare. Bakteri ini ditemukan dari daging mentah dan juga darah. Untuk itulah, ketika mengonsumsi darah daging ular harus berhati-hati.

Esherichia Coli

Bakteri ini sering di sebut e-coli. Bakteri ini bisa menyebabkan penyakit diare, nyeri perut, mual dan muntah. Penyakit ini dapat menyebar melalui berbagai cara, salah satunya adalah darah ular kobra yang tidak higenis. Untuk itulah, anda harus berhati-hati jika hendak mengonsumsinya.

Shigella, yersinia, campylobacter

Sponsored

Bakteri jenis ini dapat menyebabkan nyeri perut, mual, muntah, yang disertai demam. Jenis bakteri ini masuk dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang kurang higenis. Ketika Anda mengkonsumsi darah ular kobra penting untuk berhati-hati. Sebab darah ular ini belum tentu higenis. Selain itu, darah ular ini bisa jadi terkontaminasi dengan berbagai bakteri lainnya yang membahayakan tubuh Anda.

Berita Lainnya