logo alinea.id logo alinea.id

Gerhana bulan pada subuh ini dapat dilihat di seluruh RI

Gerhana bulan sebagian akan dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia pada subuh ini mulai pukul 03.01 WIB hingga 05.59 WIB.

Sukirno
Sukirno Rabu, 17 Jul 2019 01:42 WIB
Gerhana bulan pada subuh ini dapat dilihat di seluruh RI

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyebutkan secara umum wilayah seluruh Indonesia bisa mengamati gerhana bulan parsial atau sebagian pukul 03.01 WIB pada Rabu (17/7).

"Jadi secara umum wilayah seluruh Indonesia dini hari itu bisa mengamati gerhana tetapi hanya wilayah Jawa bagian Barat dan Sumatra yang bisa melihat gerhana mulai dari awal sampai dengan akhir, sedangkan wilayah lain Indonesia itu hanya mengamati awal gerhana saja," kata Kepala Lapan Thomas Djamaluddin, Selasa (16/7).

Ia menambahkan pada Selasa malam (16/7), terjadi purnama. Sementara, pada pukul 03.01 WIB Rabu (17/7) bulan purnama akan memasuki bayangan bumi, dan gerhana bulan sebagian mulai dapat disaksikan pada saat itu, dan berakhir pukul 05.59 WIB.

"Jadi gerhana dimulai 03.01 WIB, dimulai dari bagian sebelah kanan atas atau bagian Utara, kemudian puncak gerhana sebagian nanti sisi Utara dari purnama tersebut akan tergelapi oleh bayangan bumi, jadi sebagian dari purnama tersebut akan gelap dan ini akan berakhir pukul 05.59 WIB," jelasnya.

Gerhana bulan parsial sesungguhnya memiliki dampak fenomena alam yang sama seperti purnama, yakni memberikan dampak efek penguatan pasir surut air laut karena efek pasang surut dari gravitasi bulan diperkuat oleh gravitasi matahari. Pada saat itu, pasang air laut akan lebih tinggi dibandingkan rata-rata.

"Kalau pantainya itu landai maka air laut akan menghempas ke daratan lebih jauh dari biasanya tapi itu kondisi normal yang terjadi saat purnama demikian juga saat bulan baru," ujarnya.

Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) Lapan Emanuel Sungging Mumpuni mengatakan daerah Indonesia bagian Barat dapat menyaksikan sebagian besar atau seluruh tahapan gerhana bulan sebagian dari mulai masuk bayangan umbra pada pukul 03.01 WIB hingga keluar pada pukul 05.59 WIB pada Rabu (17/7).

Sedangkan daerah Tengah dan Timur Indonesia tidak mempunyai kesempatan untuk melihat bagian akhir gerhana karena bulan sudah keburu tenggelam.

Sponsored

"Durasi gerhana sebagian adalah 2 jam 58 menit," tambahnya.

Pada puncaknya, 65% piringan bulan memasuki bayang-bayang umbra bumi dan tampak merah padam. Puncak gerhana bulan parsial akan terjadi pada pukul 04.30 WIB.

Live streaming

Sementara itu, masyarakat dapat mengikuti secara langsung proses gerhana bulan sebagian melalui live streaming (siaran langsung) dari Plaza Teater Planetarium dan Observatorium Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, dini hari ini.

Live streaming pengamatan gerhana bulan sebagian dimulai pukul 21.00 WIB dengan diawali pengamatan Jupiter dan Saturnus. Peneropongan gerhana bulan sebagian dapat diamati melalui tautan.

"Bagi masyarakat yang ingin melihat peneropongan gerhana bulan sebagian secara langsung, bisa mengunjungi Cikini mulai pukul 21.00 WIB hingga 06.00 WIB. Gratis dan terbuka untuk umum," kata Kepala Satuan Pelaksana Teknik Pertunjukkan dan Publikasi Planetarium dan Observatorium Jakarta, Eko Wahyu Wibowo.

Menurut Eko, awal gerhana bulan sebagian diperkirakan dimulai pukul 01.43 WIB. Selain pengamatan terhadap gerhana bulan sebagian, Jupiter, dan Saturnus, pihaknya juga akan mengadakan permainan bagi anak-anak bertemakan astronomi.

"Kami persilakan para orang tua untuk mengajak serta anak-anaknya karena akan ada permainan dan workshop mengenai astronomi yang menarik," katanya. (Ant)