logo alinea.id logo alinea.id

HPV, virus yang menimbulkan kanker di area kelamin

HPV sangat menular. Penularannya dapat melalui segala aktivitas yang memungkinkan adanya kontak kelamin dengan orang yang terinfeksi.

Alia Kirana
Alia Kirana Rabu, 17 Apr 2019 12:48 WIB
HPV, virus yang menimbulkan kanker di area kelamin

Ada banyak virus yang bisa bersarang di tubuh manusia, salah satunya Human Papillomavirus (HPV). Menurut dr Dian Pratiwi SpKK FINSDV dari Klinik Spesialis Kulit dan Kelamin Pramudia, Jakarta, ada sekitar 170 tipe HPV.

“Sebagian bersifat onkogenik atau dapat menimbulkan kanker, seperti kanker vulva, kanker serviks, dan sebagian bersifat non onkogenik yang menyebabkan kutil kelamin,” ujar Dian.

Sementara itu, ada empat tipe HPV yang paling sering menginfeksi manusia, yaitu tipe 6 dan 11 yang menyebabkan 90% kasus kutil kelamin, serta tipe 16 dan 18 yang menyebabkan 70% kasus kanker serviks.

HPV adalah kondisi yang bisa menyerang siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan sama-sama berisiko terkena HPV. “Sebuah penelitan pada 2015 juga mengemukakan, 14 juta orang terinfeksi setiap tahun di seluruh dunia,” ungkap Dian

HPV sangat menular. Penularannya dapat melalui segala aktivitas yang memungkinkan adanya kontak kelamin dengan orang yang terinfeksi, bukan hanya melalui hubungan seksual. Hanya satu kali kontak dapat terinfeksi HPV.

Sebagian besar infeksi HPV tidak menimbulkan gejala atau tanda khusus. Karena itu, kebanyakan orang yang sudah terinfeksi HPV, tidak menyadari kalau dirinya sudah terinfeksi HPV atau bahkan menularkannya. Sebagian besar perempuan baru mengetahui mereka terinfeksi HPV setelah dilakukan tes DNA HPV terhadap hasil tes pap smear yang abnormal. 

Pada sebagian besar orang yang terinfeksi HPV, namun memiliki kekebalan tubuh (imunitas) yang cukup baik, tubuh akan mampu membersihkan virus tersebut. Namun, bagi sebagian orang yang tidak memiliki kekebalan tubuh yang baik, virus dapat bertahan di dalam tubuh dan mempengaruhi sel, berkembang menjadi kutil kelamin atau pun menjadi kanker serviks atau penyakit terkait HPV lainnya.

Untuk menurunkan risiko infeksi HPV, Dian menyarankan menghindari berganti-ganti pasangan, menggunakan kondom, dan vaksinasi. Vaksinasi HPV dapat meningkatkan kekebalan terhadap virus HPV dan merupakan tindakan pencegahan primer yang direkomendasikan WHO.

Sponsored

Ada tiga vaksin yang melindungi terhadap HPV tipe 16 dan 1 yang diketahui menyebabkan setidaknya 70% kanker serviks juga melindungi terhadap HPV tipe 6 dan 11, yang menyebabkan kutil kelamin.
 

Membaca peluang Garbi menjadi partai politik

Membaca peluang Garbi menjadi partai politik

Rabu, 17 Jul 2019 20:50 WIB
Jalan sunyi seorang perias jenazah

Jalan sunyi seorang perias jenazah

Selasa, 16 Jul 2019 18:23 WIB