sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Mengenal 7 manfaat minyak Atsiri Vetiver

Minyak Atsiri Vetiver digunakan sebagai obat–obatan hingga kosmetik.

Cindy Victoria Dhirmanto
Cindy Victoria Dhirmanto Senin, 09 Nov 2020 19:01 WIB
Mengenal 7 manfaat minyak Atsiri Vetiver
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 534.266
Dirawat 66.752
Meninggal 16.825
Sembuh 445.793

Vetiver atau dengan nama lain nama lain Vetiveria zizanioides merupakan tanaman dari keluarga Poaceae, yang juga dikenal dengan khus–khus. Tanaman yang berasal dari Tamil Nadu, India ini banyak digunakan sebagai obat–obatan, parfum, kosmetik, dan sabun.

Selain itu, Vetiver dapat dijadikan minyak esensial yang disuling dari akar tanaman yang memiliki beberapa khasiat yang menenangkan, menyembuhkan, dan melindungi.

7 manfaat minyak Atsiri Vetiver

Minyak yang berwarna kuning kecoklataan ini telah digunakan sebagai pengobatan tradisional di Afrika Barat, Asia Selatan, dan Asia Tenggara. Sedangkan di India dan Sri Lanka, minyak esensial akar wangi dikenal sebagai "minyak ketenangan" dengan beberapa manfaat sebagai berikut:

1. Memiliki sifat antioksidan

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Indian Journal of Biochemistry and Biophysics menemukan bahwa minyak esensial akar wangi memiliki sifat antioksidan. Zat ini dapat melindungi sel tubuh dari radikal bebas yang memicu pada meningkatnya risiko penyakit kronis. 

Bahkan, keampuhan minyak akar wangi ini dalam membersihkan radikal bebas lebih kuat dibanding antioksidan standar lainnya seperti alpha-tocopherol dan butylated hydroxytoluene (BHT).

2. Meredakan kecemasan

Sponsored

Minyak esensial Vetiver telah digunakan sebagai aromaterapi untuk relaksasi, mengurangi stres, kecemasan, depresi dan insomnia.

3. Mengobati ADHD

Attention deficit hyperactivity disorder atau ADHD merupakan salah satu ganggugan kesehatan mental yang menyebabkan perilaku seseorang menjadi hiperaktif dan implusif. Sebuah studi penelitian menunjukkan bahwa minyak esensial akar wangi efektif dalam meningkatkan aktivitas otak dan mengurangi gejala ADHD. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut di bidang ini.

4. Meningkatkan kewaspadaan mental

Minyak akar wangi ini juga dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan menurunkan kelelahan mental. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Intercultural Ethnopharmacology menunjukkan bahwa menghirup minyak esensial Vetiver dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan fungsi otak.

5. Meningkatkan pernapasan saat tidur

Minyak esensial Vetiver dapat membantu memperbaiki pola pernapasan saat tidur, terutama mereka yang sering mendengkur. Sebuah studi tahun 2010 menunjukkan bahwa minyak esensial akar wangi meningkatkan kualitas pernafasan dan mengurangi pernafasan saat tidur.

6. Mengusir rayap dan nyamuk

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Chemical Ecology menganalisis keracunan rayap dari delapan minyak esensial: rumput akar wangi, daun cassia, kuncup cengkeh, kayu cedar, butiran kayu putih, eukaliptus citrodora, serai, dan geranium. 

Dari semua minyak tersebut, minyak akar wangi terbukti menjadi pengusir nyamuk yang paling efektif karena aktivitasnya yang tahan lama.

7. Menyembuhkan bekas kulit

Jika Anda memiliki bekas luka, cobalah untuk menggunakan minyak esensial ini yang memiliki khasiat penyembuhan. Selain itu, membantu meremajakan kulit, menghilangkan bekas jerawat gelap dan memberi Anda kulit lembut dan bergizi. 

Meski demikian, minyak Esensial Vetiver memiliki efek samping jika digunakan dalam berlebihan. Namun, bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, minyak esensial akar wangi ini benar-benar aman. 

Sebuah studi 2014 menunjukkan bahwa minyak esensial akar wangi tidak menimbulkan risiko kesehatan dan dianggap aman untuk dikonsumsi manusia pada konsentrasi rendah.

Jika Anda sedang hamil dan menyusui, maka harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan minyak esensial ini. Sebelum menggunakan minyak esensial apapun, termasuk minyak esensial akar wangi, disarankan untuk melakukan uji tempel pada tangan untuk memeriksa apakah aman untuk dioleskan secara topikal pada kulit Anda.

Berita Lainnya