sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BBC dituduh membahayakan staf World Service Vietnam

Jurnalis tidak dapat beroperasi secara bebas di Vietnam, negara satu partai yang dikendalikan oleh partai Komunis negara tersebut.

Arpan Rachman
Arpan Rachman Kamis, 06 Okt 2022 13:36 WIB
BBC dituduh membahayakan staf World Service Vietnam

Wartawan di BBC World Service mengatakan rencana untuk memindahkan layanan Vietnam dari London ke Thailand menimbulkan bahaya bagi kebebasan pers.

Beberapa wartawan di World Service menyuarakan keprihatinan bahwa negara Vietnam memiliki sejarah menculik para wartawan dari Thailand. Mereka juga menyiratkan bahwa bos BBC gagal paham bahwa hanya karena kedua negara berada di Asia Tenggara, itu tidak berarti orang Vietnam secara alami betah di Thailand.

“Menjadi kritikus terhadap pemerintah Vietnam, bahkan ketika Anda berada di Thailand, tidaklah aman,” kata seorang pegawai World Service. Jurnalis di Thailand setiap tahun harus menyerahkan artikel mereka kepada pemerintah agar visa mereka diperbarui.

Jurnalis tidak dapat beroperasi secara bebas di Vietnam, negara satu partai yang dikendalikan oleh partai Komunis negara tersebut. Akibatnya, sebagian besar staf BBC berbahasa Vietnam secara tradisional beroperasi di luar London, sama dengan sebagian besar operasi World Service.

Seorang juru bicara BBC berkata: “Keselamatan dan keamanan jurnalis kami adalah yang terpenting. Kami tidak mengusulkan untuk membuka operasi baru di Bangkok – selama beberapa tahun layanan Vietnam telah dibagi antara Bangkok dan London, dengan setengah dari jurnalis berbasis di Bangkok dan setengah di London, semuanya menghasilkan jurnalisme yang sangat baik dan tidak memihak.”

Relokasi tim Vietnam yang berbasis di London merupakan salah satu dari serangkaian tindakan penghematan biaya yang diumumkan pada hari Kamis, yang mencakup pemotongan hampir 400 pekerjaan untuk menghemat BBC sekitar £ 28m setahun. Layanan Thailand juga akan pindah dari London ke Bangkok, layanan Korea ke Seoul, dan layanan Bangla ke Dhaka.

Seorang karyawan berkata: "BBC ingin menggunakan World Service sebagai token dalam permainan tentang biaya lisensi dengan pemerintah."

Bill Hayton, mantan koresponden BBC Vietnam, mengatakan relokasi akan mengakibatkan hilangnya pengetahuan institusional: “Ini tentang penghematan biaya – Anda dapat mempekerjakan orang di Thailand dengan tarif lokal. Pembangkang Vietnam telah diculik di Bangkok oleh pasukan keamanan Vietnam dan itu membebani pikiran siapa pun yang melakukan jurnalisme Vietnam di Thailand. Itu menimbulkan risiko bagi jurnalisme BBC, serta jurnalis BBC yang terlibat.”

Terjadi ketegangan di dalam BBC World Service: satu sudut pandang adalah bahwa jurnalis harus berbasis di negara yang sama dengan audiens mereka, yang lain ialah bahwa tujuan World Service adalah untuk menyediakan audiens global dengan berita dari London.

BBC berpendapat bahwa mereka harus fokus pada produksi konten online yang menjangkau pemirsa global yang lebih muda daripada mencoba mencari cara untuk mempertahankan keluaran radio dan televisi di luar negeri.

World Service secara tradisional didanai oleh pemerintah Inggris sebagai peranti kekuatan lunak, tetapi biayanya dibebankan ke pembayar biaya lisensi Inggris sebagai bagian dari langkah-langkah penghematan George Osborne. Pemerintah sejak itu mulai menyediakan sejumlah dana lagi tetapi pemotongan terbaru telah menimbulkan kekhawatiran bahwa Inggris menyerahkan ruang siaran asing kepada pesaing yang didukung negara, seperti RT Rusia dan CGTN China.

Berita Lainnya
×
tekid