sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Glorifikasi berita tragedi kemanusiaan, keluarga korban bisa tertekan dan merasa bersalah

Seluruh jajaran redaksi di seluruh platform media juga diajak Dewan Pers untuk bersama-sama mengedepankan jurnalisme empati.

Arpan Rachman
Arpan Rachman Senin, 30 Mei 2022 21:45 WIB
 Glorifikasi berita tragedi kemanusiaan, keluarga korban bisa tertekan dan merasa bersalah

Beberapa hari ini, pers di Indonesia dihebohkan pemberitaan putra sulung Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Emmeril Khan Mumtadz atau Eril, yang hanyut terbawa arus di Sungai AaRee, Swiss.

Berita heboh itu mengundang Dewan Pers menerbitkan imbauan terkait pemberitaan media tentang peristiwa kemanusiaan. Imbauan tersebut telah disebarluaskan ke publik, yang diteken Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra, Minggu (29/5).

Rujukannya ialah Dewan Pers memahami bahwa pers bertugas mencari informasi, melakukan pemberitaan dengan baik dan benar sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.

"Namun demikian, Dewan Pers mengimbau kepada seluruh insan pers dan jajaran news room dari berbagai platform media di Tanah Air untuk bekerja sesuai dengan kode etik dan melakukan pemberitaan dengan penuh tanggung jawab dan berdampak positif bagi publik," imbau Azyumardi dalam keterangannya.

Selain itu juga, dikatakan, media dari berbagai platform seyogianya tidak membuat berita yang berkaitan dengan prediksi atau ramalan terkait sebuah peristiwa tragedi kemanusiaan.

"Dalam hemat Dewan Pers, seyogianya lembaga pers lebih banyak menampilkan karya jurnalistik yang berdampak positif bagi kemanusiaan, sesuai kode etik dan tidak melakukan glorifikasi yang akan membuat setiap keluarga korban tragedi kemanusiaan tertekan dan merasa bersalah," sambung Azyumardi dalam imbauannya.

Seluruh jajaran redaksi di seluruh platform media juga diajak Dewan Pers untuk bersama-sama mengedepankan jurnalisme empati dan tentu, tetap berpegang teguh terhadap Kode Etik Jurnalistik.

"Dewan Pers sebagai lembaga yang bertugas menjalankan pengawasan pelaksanaan Kode Etik Jurnalistik, dan memastikan pers menjalankan tugas, peran dan fungsi dalam membuat berita yang bertanggung jawab serta berintegritas," Azyumardi menyebutkan dalam siaran pers tersebut.

Sponsored
Berita Lainnya
×
tekid