sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Empat terduga teroris kembali ditangkap, siap ledakkan kantor polisi

Keempatnya terhubung dalam grup telegram seperti kelompok sebelumnya.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Kamis, 17 Okt 2019 20:16 WIB
Empat terduga teroris kembali ditangkap, siap ledakkan kantor polisi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 66226
Dirawat 31798
Meninggal 3309
Sembuh 30785

Densus 88 Antiteror kembali menangkap empat terduga teroris di Bandung, Jawa Barat, Kamis (17/10). Keempatnya merupakan anggota jaringan Jamaah Ansharut Daullah (JAD).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, empat terduga teroris yang ditangkap adalah A alias Aulia alias Gondrong, W, OA, dan A. 

"Di Bandung ditangkap inisial OA, kemudian di Cirebon inisial W dan A, dan di Bekasi atas nama A alias Aulia alias Gondrong," kata Dedi di Humas Polri, Kamis (17/10). 

A alias Aulia alias Gondrong merupakan jaringan kelompok teroris Abu Zee Ghuroba, yang ditangkap di Jalan Raya Sumber Jaya, Tambun Selatan, Bekasi pada 23 September 2019. Sedangkan teroris OA berkaitan dengan penusukan anggota polisi di jalan tol beberapa bulan lalu.

Dedi menyatakan, keempat orang tersebut telah menyiapkan aksi teror di kantor polisi dan tempat ibadah. Seperti terduga teroris lain yang lebih dulu ditangkap, empat orang ini juga terhubung satu sama lain di dalam grup telegram.

"Mereka ini telah menyiapkan bom rakitan dengan daya ledak high eksplosive," ucap Dedi.

Selain menangkap keempatnya, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa alat komunikasi, buku mengenai ISIS, senjata tajam, bahan peledak, switching bom, dan paku.

Dengan penangkapan ini, ada total 40 terduga teroris yang ditangkap sejak 10 Oktober 2019.

Sponsored
Serba bisa BIN di panggung corona 

Serba bisa BIN di panggung corona 

Selasa, 07 Jul 2020 06:01 WIB
Berharap vaksin dengan anggaran mini

Berharap vaksin dengan anggaran mini

Senin, 06 Jul 2020 19:00 WIB
Berita Lainnya