sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

7 target Kepala BRIN setelah LIPI-LAPAN dilebur

BRIN ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat dan platform riset global berbasis sumber daya alam.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Kamis, 06 Mei 2021 20:00 WIB
7 target Kepala BRIN setelah LIPI-LAPAN dilebur

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengumpulkan para sestama, kepala biro humas, kepala biro SDM BRIN, dan lembaga pemerintah non-kementerian atau LPNK (LIPI, BPPT, BATAN, dan LAPAN) pada Rabu (5/5), di Lantai 24 Gedung BJ Habibie, Jakarta.

Ia memberi arahan dan penjelasan pascaterbitnya Perpres Nomor 33 Tahun 2021 tentang BRIN. Dalam pertemuan tersebut, Handoko menyampaikan tiga arahan BRIN.  “Pertama, konsolidasi sumber daya (manusia, infrastruktur, anggaran) iptek untuk meningkatkan critical mass, kapasitas dan kompetensi riset Indonesia untuk menghasilkan invensi dan inovasi sebagai fondasi utama Indonesia Maju 2045," ucapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (6/5).

Kedua, lanjutnya, menciptakan ekosistem riset sesuai standar global yang terbuka (inklusif) dan kolaboratif bagi semua pihak (akademisi, industri, komunitas, pemerintah). Terakhir, Menciptakan fondasi ekonomi berbasis riset yang kuat dan berkesinambungan dengan fokus digital green blue economy.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan tujuh target BRIN. Pertama, konsolidasi lembaga riset pemerintah utama pada 1 Januari 2022. Kedua, transformasi proses bisnis dan manajemen riset secara menyeluruh untuk percepatan peningkatan critical sumber daya (manusia, infrastruktur, anggaran) iptek.

Ketiga, refocusing pada riset untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi berbasis sumber daya alam dan keanekaragaman (hayati, geografi, kelautan) lokal, selain mengejar ketertinggalan iptek.

Keempat, menjadikan Indonesia sebagai pusat dan platform riset global berbasis sumber daya alam dan keanekaragaman (hayati, geografi, seni budaya) lokal.

Kelima, fasilitas dan enabler industri lokal melakukan pengembangan produk berbasis riset, dan menciptakan industri dengan basis riset kuat dalam jangka panjang.

Keenam, menjadi platform penciptaan SDM unggul di setiap bidang keilmuan, dan entrepreneur berbasis inovasi iptek. Ketujuh, meningkatkan dampak ekonomi langsung dari ‘aktifitas’ riset, dan menjadikan sektor iptek sebagai tujuan investasi jangka panjang serta penarik devisa.

Sponsored

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala LIPI, Agus Haryono menyebut, semua sumber daya manusia (SDM) ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) LIPI tetap bisa bekerja seperti biasa, baik sebelum maupun setelah peleburan. Ia menyebut, peleburan LIPI ke BRIN tidak akan berdampak langsung kepada para peneliti.

"Terkait persiapan, Alhamdulillah secara intens Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengajak LPNK (lembaga pemerintah non kementerian terkait) untuk berdiskusi dalam berbagai rapat. Terakhir, kemarin diadakan rapat mengenai integrasi SDM," ucapnya kepada Alinea.id, Kamis (6/5).

Berita Lainnya