sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Alasan kenapa kita harus tetap pakai masker dan booster

Pada Rabu, 10 Agustus, secara nasional penambahan kasus aktif Covid-19 sebanyak 1.002. Sehingga total kasus aktif 52.043.

 Atikah Rahmah
Atikah Rahmah Kamis, 11 Agst 2022 18:41 WIB
Alasan kenapa kita harus tetap pakai masker dan booster

Pandemi Covid 19 dinilai belum berakhir karena kasus positif Covid-19 kembali meningkat. Karena itu, masyarakat diimbau terus disiplin menerapkan protokol kesehatan terutama menggunakan masker.

"Angka kematian yang cukup tinggi adalah alasan dari kita masih berhati-hati dan tetap pakai masker. Karena kita juga tidak tahu kapan akan terinfeksi Covid-19. Jangan jemawa," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia Zubairi Djoerban melalui Twitter.

Pada Rabu, 10 Agustus, secara nasional penambahan kasus aktif Covid-19 sebanyak 1.002. Sehingga total kasus aktif 52.043. Pasien Covid-19 yang meninggal pada hari itu tercatat sebanyak 18. Total kematian menjadi 157.149. Sedangkan angka kesembuhan bertambah 4.906.

Zubairi mengungkap beberapa gejala Covd-19. "Jika dibarengi pegel linu, batuk bersin, suara serak, maka pada saat ini, salah satu kemungkinannya adalah Covid-19. Prinsipnya kalau demam lebih sehari apalagi tiga hari, pergi ke dokter—untuk pastikan penyebab demamnya apa."

Sponsored

Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat bahwa Covid-19 masih ada. Pengunaan masker di dalam dan luar ruangan menjadi wajib di tengah kondisi penularan kembali naik dan munculnya varian baru.

"Saya juga ingin mengingatkan kepada kita semuanya bahwa Covid-19 masih ada. Oleh sebab itu, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan, memakai masker adalah masih sebuah keharusan," kata Jokowi.

Presiden juga meminta masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi dosis satu, dua dan booster. Vaksinasi booster sangat penting karena bisa meningkatkan kekebalan imunitas hingga dua kali lipat. Booster juga bisa melindungi dari orang tua dan masyarakat yang memiliki komorbid.

Berita Lainnya
×
tekid