sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Anggota DPR: Oknum terkait narkoba mengkhianati kepercayaan negara

Anggota Polri adalah penegak hukum yang seharusnya memberantas narkoba.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Senin, 26 Okt 2020 08:54 WIB
Anggota DPR: Oknum terkait narkoba mengkhianati kepercayaan negara
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 543.975
Dirawat 71.420
Meninggal 17.081
Sembuh 454.879

Anggota Komisi III DPR Aboebakar Al-Habsyi, mendukung langkah Kapolri Jenderal Indam Azis terkait instruksinya kepada oknum anggota Polri yang terlibat kasus tindak pidana narkoba dengan hukuman mati.

Hal itu tampaknya terkait dengan penangkapan mantan Kasi Identifikasi Ditreskrimum Polda Riau Kompol Imam Zaidi, lantaran diduga menjadi kurir sabu 16 kilogram pada Jumat (23/10).

"Oleh karenanya jika ada oknum yang terlibat dalam peredaran narkoba, artinya telah melanggar sumpahnya, yaitu berjanji setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menjunjung tinggi hukum," ucap Habib Aboe.

Bagi politikus PKS itu, anggota Polri adalah penegak hukum yang seharusnya memberantas narkoba. Untuk itu, anggota Polri wajib memagari wilayah NKRI dapat terbebas dari narkotika.

"Karenanya, jika ada oknum yang bermain dalam peredaran narkoba, mereka sebenarnya adalah pagar makan tanaman. Oknum seperti ini mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan oleh bangsa dan negara," tegas dia.

Habib Aboe berharap instruksi Kapolri terkait ketegasan terhadap oknum yang terlibat narkoba itu dapat dipahami dengan baik oleh seluruh jajarannya.

"Alangkah lebih baik jika hal itu dibuat tertulis sehingga akan bisa dipedomani oleh setiap personel anggota kepolisian," katanya.

"Saya mengapresiasi instruksi dari Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis agar penyidik menjerat oknum anggota Polri yang terlibat kasus tindak pidana narkoba dengan hukuman mati," tandas Habib Aboe.

Sponsored

Sebelumnya, Kompol Imam ditangkap setelah terlibat aksi kejar-kejaran dengan anggota Ditresnarkoba Polda Riau di Pekanbaru, Riau, pada Jumat (23/10). Atas perbuatannya, Polri dikabarkan memecat Imam secara tidak hormat.

Selain Kompol Imam, terdapat dua tersangka lain yang ditangkap. Mereka berinisial HW (52) dan IZ (55).

Berita Lainnya