sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Bestari sindir motif Anies ke Kolombia

"Mungkin dia harus mencari pembanding, gimana caranya supaya bisa memberikan masukan atau perintah kepada SKPD."

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Selasa, 09 Jul 2019 20:50 WIB
Bestari sindir motif Anies ke Kolombia

Anggota DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meninggalkan tugasnya pergi ke Kota Medellin, Kolombia. Anies akan menjadi pembicara dalam acara World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) ke-10, sekaligus memenuhi undangan Wali Kota Medellin, Kolombia, Federico Gutiérrez.

Menurut Bestari, Anies perlu belajar dengan pemerintah kota di negara lain untuk melaksanakan tugasnya sebagai pemimpin Ibu Kota.

"Ya mungkin gubernur letih, letih dengan kondisi Jakarta. Mungkin dia harus mencari pembanding, gimana caranya supaya bisa memberikan masukan atau perintah kepada SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah)," kata Bestari di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (9/7).

Bestari berharap kunjungan Anies ke Kolombia tidak sia-sia. Setidaknya, lanjut dia, Anies dapat memperbaiki kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Mungkin di sana pemerintah bekerja lebih baik daripada di sini, sehingga beliau perlu mengadakan studi banding bagaimana mengelola pemerintahan yang baik, sehingga sisa anggarannya enggak tinggi," ujar dia.

Bestari menuturkan, kinerja Pemprov DKI masih perlu ditingkatkan. Salah satunya adalah pembangunan sejumlah rumah susun, yang telah disetujui DPRD DKI.

"Coba 25.000 unit rusun diselesikan BUMD dan Dinas Perumahan, maka satu tahun itu ada 5.000 unit. Sekarang ada enggak? orang cuma 700 unit kok," katanya.

Anies bertolak ke Medellin, Kolombia pada Selasa (9/7). Ia baru akan kembali menjalankan tugasnya di Ibu Kota pada Selasa (16/7) pekan depan.  

Sponsored

Anies menyerahkan kendali Jakarta kepada Sekretaris Daerah Saefullah, yang akan bertugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Jakarta.

Ini bukan kali pertama Anies berkunjung ke luar negeri. Sebelumnya, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pernah melakukan kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang, Turki, dan Singapura.