sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BMKG prakirakan hujan lebat guyur 27 provinsi

Bencana hidrometeorologi berupa banjir hingga tanah longsor berpotensi terjadi di empat provinsi.

Dave Linus Piero
Dave Linus Piero Selasa, 14 Sep 2021 14:33 WIB
BMKG prakirakan hujan lebat guyur 27 provinsi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, dari total 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia, sebanyak 14,6% wilayah akan mengawali musim hujanlebih awal pada September 2021 ini.

Wilayah tersebut meliputi Sumatra bagian tengah dan sebagian Kalimantan. Kemudian 39,1%  wilayah pada Oktober 2021, meliputi Sumatra bagian selatan, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan Bali. Kemudian, sebanyak 28,7% wilayah lainnya pada November 2021, meliputi sebagian Lampung, Jawa, Bali-Nusa Tenggara, dan Sulawesi.

"Jika dibandingkan terhadap rerata klimatologis Awal Musim Hujan pada periode 1981-2010, maka Awal Musim Hujan 2021/2022 di Indonesia diprakirakan MAJU pada 157 ZOM (45,9%), SAMA dengan rerata klimatologisnya pada 132 ZOM (38,6 persen), dan MUNDUR pada 53 ZOM (15,5 persen)," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, dalam keterangan tertulis, Selasa (14/9).

BMKG juga memprakirakan potensi hujan lebat disertai kilat hingga angin kencang dalam periode 13 - 20 September 2021 terjadi di 27 provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Sponsored

Potensi hujan diprakirakan terjadi di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

BMKG juga menyampaikan, potensi dampak bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang dan tanah longsor di empat provinsi hingga tiga hari ke depan, dari 15 September 2021, dengan status siaga. Keempat provinsi tersebut yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Menyikapi prakiraan cuaca BMKG tersebut, BPPD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem. "Warga diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, salah satunya dengan membaca buku Panduan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir bagi Masyarakat," kata BPBD DKI dalam keterangannya.

Berita Lainnya