sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ganjar minta pemerintah pusat bantu tangani banjir pantura

Menurut perhitungan Pemporv Jateng, dibutuhkan anggaran sebesar Rp3,19 triliun untuk penanganan banjir di Pekalongan hingga Pati.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Kamis, 25 Feb 2021 07:31 WIB
Ganjar minta pemerintah pusat bantu tangani banjir pantura
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meminta pemerintah pusat menjadikan penanganan banjir dan rob di pantai utara (pantura) sebagai prioritas nasional. Dibutuhkan sekitar Rp3,19 triliun untuk menangani bencana tersebut di Pekalongan hingga Pati.

“Sebenarnya ada banyak usulan ke pusat, ada proyek-proyek strategis yang kita dorong. Namun, untuk kali ini, saya ingin prioritaskan bagaimana penanganan banjir di pantura. Ini yang paling penting yang mesti segera dibereskan," ujarnya kepada Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, dalam Rakorgub, Rabu (24/2).

Anggaran tersebut, sambung Ganjar, termasuk untuk peningkatan sarana prasarana (sapras) kawasan industri setempat. Dalihnya, melansir situs web Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, infrastruktur harus dibenahi.

"Di pantura ini ada dua hal. Satu, soal infrastruktur mesti beres, tapi banjir yang paling penting. Banjir di pantura mesti dibereskan karena ada pengamat yang bilang kondisinya cukup berbahaya. Khusus di Pekalongan, pengamat bilang, harus cepat ditangani agar tidak tenggelam," tuturnya.

Semarang dan Demak pun diusulkan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu kepada Bappenas dengan dalih butuh penangan khusus. Selanjutnya, pengembangan kawasan Borobudur sebagai 10 Bali baru senilai Rp1,72 triliun dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebesar Rp1,4 triliun sebagai prioritas nasional.

"Selain itu ada juga peningkatan pertumbuhan ekonomi di kawasan industri, termasuk pemenuhan sarana prasarananya, pembangunan jalur penghubung antara utara dan selatan Jawa Tengah, penurunan kemiskinan, pengangguran, aspek lingkungan, dan lainnya. Memang tidak semua kita usulkan ke pusat karena beberapa akan kami tangani sendiri,” tuturnya.

Pada kesempatan sama, Suharso menyatakan, usulan-usulan program prioritas itu bakal ditindaklanjuti. Sejumlah kementerian terkait akan diajak bicara.

"Mudah-mudahan dengan cara seperti ini, bisa kita tajamkan programnya dan semakin inline antara pusat dan daerah. Terkait penanganan banjir yang tadi diusulkan, memang sudah dialokasikan dalam APBN tahun ini,” tandasnya.

Sponsored
Berita Lainnya