sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Hari Santri, Wamenag sebut toleransi terbangun di pesantren

Nilai-nilai toleransi saya kira sudah melekat dalam jiwa para santri.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Rabu, 21 Okt 2020 21:56 WIB
Hari Santri, Wamenag sebut toleransi terbangun di pesantren
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 569.707
Dirawat 81.669
Meninggal 17.589
Sembuh 470.449

Nilai-nilai toleransi sudah melekat kuat dalam jiwa para santri yang terbangun di berbagai pondok pesantren. Demikian disampaikan Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi.

"Nilai-nilai toleransi saya kira sudah melekat dalam jiwa para santri. Karena nilai toleransi, kebersamaan sudah terbangun di pondok-pondok pesantren," kata Zainut kepada wartawan, jelang dimulainya gelaran Santriversary dan Malam Puncak Peringatan Hari Santri 2020, di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin Jakarta, Rabu (21/10) malam.

Di tengah pandemi Covid 19, sambung Wamenag, pihaknya terus berupaya memberikan semangat dan memberikan ruh perjuangan santri sebagai agen perubahan. 

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menyampaikan bahwa hari santri di tengah pandemi Covid 19 memiliki makna sangat dalam. 

"Artinya bagaimana kita memaknai kehidupan ini tapi tidak boleh menyerah. Santri sehat Indonesia kuat cukup membuat kita optimis bahwa dengan keberadaan santri cukup membuat bangsa ini terjaga dengan baik," ujarnya melansir kemenag.go.id.

Politikus PAN ini berharap kepada seluruh santri di Indonesia yang jumlahnya hampir lima juta orang untuk tetap semangat dan optimistis jangan menyerah.

"Karena hari ini sebagian besar pesantren tidak buka dan sebagian lainnya buka dengan keterbatasan maka semua yang terlibat dalam dunia santri seperti para kiai dan pengasuh harus tetap semangat," bebernya.

Untuk diketahui, setiap 22 Oktober, para santri di seluruh Indonesia memperingati Hari Santri Nasional yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo lewat Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 22 tahun 2015.

Sponsored
Untuk apa dan siapa wacana klasifikasi SIM C?

Untuk apa dan siapa wacana klasifikasi SIM C?

Sabtu, 05 Des 2020 16:12 WIB
Geliat staycation pengusir penat

Geliat staycation pengusir penat

Jumat, 04 Des 2020 16:55 WIB
Berita Lainnya