logo alinea.id logo alinea.id

Hidup lagi, Satgas Antimafia Bola fokus pengaturan skor di Liga I

Masa tugas Satgas Antimafia Bola diperpanjang empat bulan hingga Desember 2019.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Kamis, 08 Agst 2019 18:30 WIB
Hidup lagi, Satgas Antimafia Bola fokus pengaturan skor di Liga I

Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali mengaktifkan Satgas Antimafia Bola, yang masa kerjanya habis pada 19 Juni 2019 lalu. Satgas akan menyasar sejumlah kasus yang belum tersentuh selama masa tugas sebelumnya, terutama yang terjadi di Liga 1.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Satgas Antimafia Bola akan kembali bertugas selama empat bulan ke depan, sampai Desember 2019.

“Satgas antimafia bola jilid 2 sudah berjalan sejak enam Agustus 2019 kemarin, sampai empat bulan ke depan,” kata Dedi di Humas Polri, Jakarta, Kamis (8/8). 

Dedi mengungkapkan, perpanjangan masa tugas dilakukan lantaran permintaan masyarakat. Satgas antimafia bola kali ini akan menyasar kasus-kasus pengaturan skor dalam Liga 1 yang tengah berlangsung.

“Ada permintaan dari masyarakat. Apresiasi agar pelaksanaan liga 2019-2020 bersih, bemartabat, dan berprestasi. Lalu, ada beberapa perkara yg belum tuntas,” ucap Dedi.

Selama masa tugasnya kali ini, Satgas Antimafia Bola akan menuntaskan laporan pada penyidikan sebelumnya. Dedi mengatakan, satgas masih mungkin menetapkan tersangka baru dari kasus yang ditangani sebelumnya.

Menurut Dedi satgas akan disebar ke dalam 13 wilayah yang mengikuti Liga 1. Kerja satgas berada di bawah Direktorat Reserse Kriminal Umum di masing-masing polda yang berada di 13 wilayah tersebut.

Pada periode pertama penugasannya, Satgas Antimafia Bola mengungkap keterlibatan 16 orang dalam praktik kotor pengaturan skor di liga sepak bola Indonesia. Wasit, pelatih, operator, hingga Ketua Umum PSSI dijerat satgas selama masa tugasnya.

Sponsored