sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Amien Rais ingatkan Jokowi tak gunakan pendekatan militeristik di Papua

Pendekatan keamanan dan militeristik dinilai tak efektif dalam mengatasi konflik di Papua.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Jumat, 23 Agst 2019 19:01 WIB
Amien Rais ingatkan Jokowi tak gunakan pendekatan militeristik di Papua
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 252923
Dirawat 58788
Meninggal 9837
Sembuh 184298

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menggunakan pendekatan militeristik dalam menyelesaikan konflik yang muncul di Papua akibat kasus-kasus diskriminasi dan rasialisme terhadap mahasiswa Papua di sejumlah kota di Jawa.

"Presiden, saya ingatkan, jangan hanya gunakan security approach. Jangan juga hanya gunakan ekonomi dan politik approach. Jangan kita sepelekan konflik sekarang ini," ujar Amien di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Jumat (23/8).

Amien mengatakan, persoalan Papua sangat kompleks. Karena itu, pendekatan keamanan saja tidak cukup untuk menuntaskan persoalan tersebut. Menurut dia, butuh pendekatan multidimensional dalam merespons konflik yang tengah berlangsung di Papua. 

Selain itu, Amien juga berharap Jokowi mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Ia yakin jika masyarakat Papua dipandang setara, konflik yang terjadi di Bumi Cendrawasih bisa segera diredakan. "Masyarakat Papua 90% itu, saya yakin, memiliki nurani yang baik," ujar dia. 

Sponsored

Lebih jauh, Amien mengatakan, pendekatan militeristik juga tidak efektif. Ia mencontohkan bubarnya Uni Soviet dan Yugoslavia pasca-Perang Dingin. "Walau mereka memiliki militer kuat, nyatanya mereka tetap bubar," kata dia. 

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) mengaku berencana mengunjungi Papua pada 27 Agustus mendatang. "Hingga saat ini, saya melihat lewat video sepertinya situasi di Papua maupun Papua Barat masih tidak kondusif," kata dia. 

Menurut Zulhas, konflik Papua merupakan persoalan bangsa yang harus segera dicarikan solusinya. Ia pun meminta Presiden fokus meredakan konflik Papua terlebih dahulu dan mengesampingkan sementara rencana pemindahan ibu kota.

Berita Lainnya
×
img