logo alinea.id logo alinea.id

Jokowi kabulkan permintaan tokoh Papua, dari pemekaran hingga bangun istana

Istana Presiden di Papua akan mulai dibangun tahun depan.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Selasa, 10 Sep 2019 14:38 WIB
Jokowi kabulkan permintaan tokoh Papua, dari pemekaran hingga bangun istana

Presiden Joko Widodo berencana membangun Istana Presiden di Papua. Rencana ini merupakan salah satu dari 10 permintaan yang diajukan tokoh-tokoh Papua.

"Mulai tahun depan istananya dibangun," kata Jokowi saat menerima puluhan tokoh Papua di Istana Negara di Jakarta, Selasa (10/9).

Salah satu tokoh Papua yang hadir dalam pertemuan tersebut, Abisai Rollo, mengaku bersedia menyumbangkan tanahnya seluas 10 hektare untuk lokasi pembangunan istana. Dia berharap pembangunan dapat rampung dalam waktu lima tahun.

"Saya tinggal di perbatasan, menyumbangkan kepada negara," kata Abisai.

Jokowi mengapresiasi pemberian lahan dari Abisai. Jokowi mengatakan, pemberian lahan tersebut akan memudahkan pembangunan, sehingga dapat mulai dikerjakan tahun depan. Selama ini, kata dia, pembangunan di tanah Papua kerap terkendala oleh ketersediaan lahan.

Selain pembangunan istana, para tokoh Papua menyampaikan sembilan permintaan lain pada Jokowi, yaitu pemekaran provinsi lima wilayah adat di Provinsi Papua-Papua Barat, pembentukan Badan Nasional Urusan Tanah Papua, serta penempatan pejabat-pejabat eselon 1 dan 2 di kementerian dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dan Kelurahan (LPMK).

Selanjutnya adalah permintaan pembangunan Asrama Nusantara di seluruh kota studi dan menjamin keamanan mahasiswa Papua, usulan revisi Undang-Undang Otsus dalam Prolegnas 2020, dan penerbitan Inpres pengangkatan ASN honorer di tanah Papua. Selain itu, para tokoh Papua meminta percepatan pembangunan Palapa Ring Timur Papua, pengesahan lembaga adat perempuan dan anak Papua.

Jokowi bersedia megabulkan permintaan pemekaran lima provinsi di Papua dan Papua Barat. Namun pemekaran tidak akan serta merta lima provinsi, melainkan dua atau tiga terlebih dahulu.

Sponsored

"Undang-undang mendukung ke sana (pemekaran), tinggal dan saya memang ingin ada usulan dari bawah, bukan dari kita," kata Presiden.

Jokowi juga mengabulkan permintaan pembangunan Asrama Nusantara di seluruh kota studi dan menjamin keamanan mahasiswa Papua. Jokowi juga berjanji membuka lowongan kerja di BUMN bagi anak-anak lulusan Papua.

Adapun terkait pembangunan Palapa Ring, Jokowi mengatakan proyek tersebut sudah berjalan dan akan segera rampung akhir tahun ini. Dengan demikian, masyarakat Papua akan dapat menikmati layanan komunikasi seperti yang dirasakan warga Indonesia di Pulau Jawa. (Ant)