sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polisi proses 96 tersangka kasus penyebaran hoaks soal Covid-19

Terdapat 96 tersangka penyebaran hoaks terkait Covid-19 yang tengah diproses hukum.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Rabu, 22 Apr 2020 09:43 WIB
Polisi proses 96 tersangka kasus penyebaran hoaks soal Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Polri telah menindak 96 tersangka tindak pidana penyebaran berita bohong atau hoaks terkait Covid-19. Dari 96 tersangka, tidak semuanya dilakukan penahanan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, penindakan paling banyak terhadap tersangka penyebaran hoaks Covid-19, berada di Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Timur. Namun, dia tidak merinci jumlah tersangka yang dilakukan penahanan.

"Ada 96 kasus hoaks. Paling banyak berada di Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Timur dengan jumlah masing-masing 12 kasus," kata Argo, saat dikonfirmasi, Rabu (22/4).

Argo menyatakan, data penanganan hoaks di polda lainnya, yakni sembilan kasus di Polda Riau, enam kasus Polda Jawa Barat, enam kasus di Bareskrim Polri, dan 51 kasus tersebar di polda lainnya.

Sponsored

Menurut Argo, para pelaku memiliki alasan yang tidak jauh berbeda. Modus yang digunakannya tetap sama, sehingga mudah terdeteksi oleh tim siber Polri. "Kebanyakan dari mereka mengaku, karena kecewa terhadap kebijakan pemerintah dan bercanda," tutur Argo.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap bijak memilah informasi dan tidak langsung menyebarluaskannya. Argo mengingatkan, patroli siber Polri telah ditingkatkan dan tidak akan segan-segan menindak para pelaku penyebaran hoaks.

Para pelaku kemudian dijerat Pasal 14 Jo Pasal 15 Undang-Undang No. 1 Tahun 1946, dua tersangka di Bareskrim dikenakan Pasal 28 Jo Pasal 45 Undang-Undang ITE, dan sembilan tersangka di Polda Metro Jaya dikenakan Pasal 16 Undang-Undang PDRE. 

Berita Lainnya