close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi kebakaran. Foto Pixabay.
icon caption
Ilustrasi kebakaran. Foto Pixabay.
Nasional
Senin, 16 Mei 2022 06:46

Kilang minyak di Balikpapan kembali terbakar, polisi akan gelar olah TKP

Kepolisian akan mengambil sejumlah langkah dengan identifikasi dan olah TKP.
swipe

Kilang minyak milik PT Kilang Pertamina Internasional di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mengalami kebakaran pada Minggu (15/5). Tim pemadam telah berhasil melakukan pengendalian api yang muncul di Plant 5, Unit Hydro Skimming Complex. 

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Yusuf Sutejo mengatakan, kondisi sudah aman dan normal. Kepolisian akan mengambil sejumlah langkah dengan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Nanti datang Tim Puslabfor (Pusat Laboratorium Forensik) dari Surabaya, bergabung dengan mitra dari Pertamina dan olah TKP sekaligus penyelidikan," kata Yusuf kepada Alinea.id, Minggu (15/5).

Yusuf menyebut, sejauh ini kronologi kejadian tersebut belum dapat dibeberkan dengan jelas. Lantaran, masih belum diketahui secara pasti awal mula peristiwa itu berlangsung.

Namun, sebelum terjadinya kebakaran, pihak dari Pertamina tidak melakukan aktivitas yang berbeda. Kegiatan rutin dalam ranah perkilangan berlangsung seperti biasa.

"Sedang ada kegiatan rutin saja," ucap Yusuf.

Area Manager Communication, Relations & CSR kilang Balikpapan Ely Chandra menyampaikan, saat ini Plant 5 dihentikan operasionalnya untuk sementara. Plant ini menghasillan bahan baku gasoline. Untuk memenuhi kebutuhan produksi bahan baku, akan dilakukan pengoptimalan stok di tangki dan pengaturan produksi di kilang Balikpapan. 

Dia menyebut tim internal terus melakukan upaya recovery operasional kilang Balikpapan agar segera kembali beroperasi maksimal.

"Untuk sementara waktu, alih suplai sedang disiapkan, berkoordinasi dengan Pertamina Group guna memastikan tidak adanya gangguan dalam suplai BBM kepada masyarakat," ujarnya.

Tim penanganan di kilang Balikpapan juga fokus melakukan penanganan korban. Terdapat tiga orang luka bakar yang merupakan pekerja Pertamina dan telah dilakukan upaya perawatan di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan. Lalu, orang korban yang terpapar panas merupakan pekerja dari kontraktor telah selesai menjalani perawatan di klinik dan telah kembali ke rumah masing-masing, sedangkan satu orang lagi tidak berhasil diselamatkan merupakan pekerja kontraktor. 

"Kilang Balikpapan dan perusahaan tempat korban bekerja akan memastikan almarhum mendapatkan penanganan terbaik terkait  dengan hak-haknya seraya menyiapkan kebutuhan lain yang diperlukan," kata Ely.

GM Kilang Balikpapan, Wahyu Sulistyo Wibowo memohon maaf kepada keluarga korban meninggal. Menurutnya, korban tidak dapat diselamatkan setelah upaya maksimal yang telah diberikan.

"Kami akan memastikan penanganan akan dilaksanakan semaksimal mungkin kepada semua korban," ujar Wahyu.

Kilang milik PT Pertamina (Persero) beberapa kali mengalami kebakaran. Terakhir, kebakaran terjadi di kilang Balikpapan pada Jumat (4/3). Saat itu, diketahui penyebab kebakaran di area RU V Pertamina Balikpapan oleh flash di inlet pipa finfan cooler hydrocracker B di RU V. Meski begitu, pascakebakaran, operasional kilang Balikpapan masih berjalan normal. 

Kebakaran sebelumnya, terjadi di kilang Balongan pada 29 Maret 2021 dan beberapa kilang lain.

 

img
Immanuel Christian
Reporter
img
Satriani Ari Wulan
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan