sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kominfo catat ratusan hoaks seputar vaksin selama 2021

Kominfo ajak masyarakat tangkis hoaks secara kolektif.

Silvia Nita Nur Aryanti
Silvia Nita Nur Aryanti Rabu, 03 Mar 2021 22:31 WIB
Kominfo catat ratusan hoaks seputar vaksin selama 2021
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi mengungkapkan, selama 2021 per 3 Maret, sudah tercatat 117 hoaks terkait vaksin Covid-19.

Berita bohong tersebut tersebar di 634 postingan di media sosial mulai dari WhatsApp, Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, hingga TikTok.

Kominfo melaporkan, salah satu contoh hoaks terbaru terkait vaksinasi Covid-19 melalui WhatsApp adalah menyebut vaksinasi untuk lansia, di Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (PPSDMK) Jakarta, bisa langsung didatangi. Disebutkan pula bahwa lansia hanya perlu membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Faktanya, jelas Dedy, berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan melalui akun resmi Twitternya, informasi tersebut sama sekali tidak benar alias hoaks.

Dia melanjutkan, memang benar ada pelaksanaan vaksinasi lansia di kantor Badan PPSDMK Jakarta. Akan tetapi penyediaan vaksinasi tersebut hanya untuk warga yang berdomisili DKI Jakarta dan sudah mendaftar secara online, bukan go show.

“Kominfo telah berkoordinasi dengan pengelola platform media sosial untuk melakukan takedown pada postingan-postingan hoaks tersebut. Namun, upaya menghadapi dan menangani hoaks bukan suatu pekerjaan yang bisa diselesaikan sendiri.” jelas Dedy Permadi.

Menurutnya, untuk menangkis serangan hoaks yang masif tersebut harus dilawan secara kolektif.

“Semuanya perlu saling bahu membahu. Masyarakat bisa aturut serta dengan aktif apabila mendapatkan informasi yang berasal dari media sosial atau dari grup WhatsApp, jangan langsung percaya. Saringlah terlebih dahulu informasi tersebut, kalau baik dibagikan atau (teruskan pesan), namun apabila buruk, tolak dan langsung laporkan ke aduankonten.id,” tambah Dedy Permadi.

Sponsored

Selain itu, Kominfo mengajak semua lapisan masyarakat untuk turut serta dalam memerangi hoaks. Semua orang juga bisa dengan mudah untuk membuktikan hoaks dengan langkah berikut:

1. Buka laman http:sd.id/infovaksin lalu klik cek dan buktikan hoaks
2. Masukkan kata atau kalimat yang ingin dicari
3. Baca penjelasan tentang informasi tersebut, setelah itu mulailah sebarkan berita yang benar.

Berita Lainnya