close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Mobil pengawalan listrik yang digunakan untuk pengamanan KTT ASEAN di Labuan Bajo> Dokumentasi Polri.
icon caption
Mobil pengawalan listrik yang digunakan untuk pengamanan KTT ASEAN di Labuan Bajo> Dokumentasi Polri.
Nasional
Kamis, 27 April 2023 11:10

Mobil patwal listrik hingga ribuan personel untuk KTT ASEAN

Polri pastikan tak ada kendala dalam kesiapan KTT ASEAN di Labuan Bajo.
swipe

Polri mengerahkan 2.611 personel untuk mengamankan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ajang internasional itu akan diselenggarakan pada 9-11 Mei 2023.

“Saat ini pengamanan yang akan dilakukan dengan sistem terbuka dan tertutup dengan melibatkan personel lebih dari 2.611 personel,” ujar Asisten Operasional Kapolri, Irjen Agung Setya Imam Effendi, saat dikonfirmasi Alinea.id, Kamis (27/4/23).

Pengamanan, ucap Agung, akan dilakukan di lima lokasi, yakni wilayah Labuan Bajo, Kemudian, di dua daerah penyangga, yakni Bima dan Sumba.

Menurutnya, supervisi kesiapan akomodasi pengamanan KTT ASEAN, kesiapan metoda, sistem, personel, dan teknologi pendukung tengah dilakukan. Bahkan, ia sendiri turun langsung ke lokasi untuk memastikan semua kesiapan tersebut.

Dijelaskan Agung, saat ini 40 mobil pengawal (patwal) listrik dan 60 motor patwal listrik telah tiba di Labuan Bajo. Selanjutnya, pada 2 Mei 2023 seluruh personel dan kendaraan pengawalan akan dilakukan latihan dan uji coba.

"Tidak ada (kendala yang ditemukan), semua sesuai rencana," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pembangunan Mapolres Manggarai Barat, penataan Promenade Marina Zona 4, peningkatan kualitas lanskap koridor jalan Labuan Bajo, penataan lahan parkir VVIP Kantor Bupati Manggarai Barat, penataan jalan dan trotoar Sp. Binongko-Sp. Sylvia atau Jalan Waecicu, dan penataan median Jalan Yohanes Sehadun atau depan Bandara Komodo. 

Adapun pekerjaan di Tana Mori meliputi pembangunan Roundabout Beach Club, selter dermaga, pemasangan geomat di koridor jalan, penataan bundaran pintu masuk kawasan ITDC, dan perkuatan lereng dan stabilisasi tanaman di ruas jalan Labuan Bajo-Tana Mori yang telah diresmikan pada 14 Maret lalu. 

Kementerian PUPR juga membangun Embung Anak Munting di antara Labuan Bajo menuju Tanamori, tepatnya di Desa Warloka, Kecamatan Komodo. Embung Anak Munting memiliki kapasitas tampung 159.481,10 m3 dan luas genangan 4,5 ha dengan fungsi utama untuk konservasi dan mendukung pariwisata di Labuan Bajo.

Pembangunan yang dilakukan dalam rangka kesiapan KTT ASEAN di Labuan Bajo itu sudah mencapai 72,26%. Sedangkan, di Tana Mori sudah mencapai 93,86%.

img
Ayu mumpuni
Reporter
img
Satriani Ari Wulan
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan