sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Panglima TNI instruksikan reaksi cepat hadapi ancaman di gereja

Personel pengamanan Natal dan Tahun Baru diminta bergerak tanpa menunggu perintah dari atasan.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Minggu, 22 Des 2019 17:54 WIB
Panglima TNI instruksikan reaksi cepat hadapi ancaman di gereja

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memerintahkan personel TNI dan Polri langsung bergerak mengambil tindakan jika menemukan ada ancaman terhadap gereja-gereja yang mereka jaga saat perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. 

"Apabila ada permasalahan di gereja, langsung ditindaklanjuti tanpa menunggu perintah lagi," kata Hadi saat memberikan arahkan kepada personel keamanan Natal dan Tahun Baru di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (22/12).

Hadi berada di Kupang bersama dengan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dalam rangka memastikan kesiapan pasukan pengamanan Natal dan Tahun Baru di provinsi berbasis kepulauan itu.

Lebih jauh, ia mengatakan, reaksi cepat personel TNI dan Polri dibutuhkan untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan lancar. 

"Namun, ingat pelajari saja SOP (standard operational procedure), protapnya sehingga semuanya tahu siap berbuat apa dan bagaimana," imbuh Hadi.

Terpisah, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono meminta agar masyarakat segera melapor ke kepolisian apabila menemukan orang yang mencurigakan pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru. 

“Masyarakat diajak untuk mengamankan lingkungan masing-masing. Kalau ada yang dicurigai untuk segera lapor,” kata Argo saat dikonfirmasi, Minggu (22/12).

Terdapat 61.308 objek di seluruh wilayah Indonesia yang menjadi titik fokus pengamanan Natal dan Tahun Baru, semisal terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, objek wisata, pusat perbelanjaan. Gereja menjadi fokus utama pengawalan personel TNI-Polri.

Sponsored

Dalam operasi lilin dikerahkan 191.807 personel gabungan yang terdiri atas 121.358 personel Polri, 17.190 personel TNI, serta 54.259 berasal dari instansi terkait antara lain Pol PP, Dishub, Diskes, Pemadam Kebakaran, dan Linmas. Mereka akan mulai bertugas sejak 23 Desember 2019.

Selain aparat keamanan dan masyarakat, sejumlah ormas juga akan ikut serta mengamankan Natal dan Tahun Baru, semisal Banser Nahdlatul Ulama (NU) dan Pemuda Pancasila (PP). (Ant)
 

Berita Lainnya