sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pemerintah buka 1.275.384 formasi CASN 2021

Kebutuhan ini terdiri dari untuk pemerintah pusat 83.669, pemerintah daerah 1.191.718 formasi.

Nafis Arsaputra
Nafis Arsaputra Jumat, 09 Apr 2021 15:36 WIB
Pemerintah buka 1.275.384 formasi CASN 2021

Pemerintah telah melaksanakan implementasi kebijakan sistem melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), yang akan membuka pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di tahun 2021 ini pada Mei.

Dalam konferensi pers Pengadaan CASN Tahun 2021, Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo mengatakan dari beberapa instansi dari pusat maupun daerah sudah menyampaikan usulan formasi kepada Kemenpan RB.

Hal ini juga mendukung adanya strategi yang meliputi perencanaan, pengadaan(rekruitmen & seleksi), pengembangan kompetensi, penilaian kinerja & penghargaan, pengembangan karier dan peningkatan kesejahteraan.

"Pengadaan ASN, pemerintah daerah sudah menyampaikan usulan kebutuhan ASN dengan mempertimbangkan analisis jabatan dan analisis beban kerja, kemudian Kemenpan RB mempertimbangkan masukan dari Menteri Keuangan dan Kepala BKN," ucapnya.

Untuk tahun ini total kebutuhan ASN sebanyak 1.275.384 formasi. Kebutuhan ini terdiri dari untuk pemerintah pusat 83.669, pemerintah daerah 1.191.718 formasi.

Untuk kebutuhan pemda terdiri dari guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 1.002.616 formasi dan PPPK non guru 70.008 formasi serta CPNS 119.094 formasi.

Tjahjo menjelaskan Indonesia memiliki 4.169.118 ASN dengan didominasi oleh pelaksana adminsitrasi, yakni sebanyak 1.630.804 orang atau sekitar 39 persen. Komposisi ASN itu juga terdiri dari 1.418.266 guru dan 75.738 dosen atau total mencapai sekitar 36%.

"Secara prinsip arahan presiden memutuskan untuk memfokuskan menerima pegawai untuk terjun ke lapangan dan mengurangi penerimaan pegawai administrasi yang hanya duduk di belakang meja. Hal ini juga sudah di koordinasikan dengan beberapa lembaga instansi kementerian pertanian dan lain sebagainya," pungkasnya.

Sponsored
Berita Lainnya