sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pemerintah kaji pengoperasian KA Bandara sampai Bekasi

sudah ada permintaan dari masyarakat agar pemerintah memperpanjang pengoperasian Kereta Bandara hingga Bekasi.

Hermansah
Hermansah Selasa, 27 Mar 2018 10:34 WIB
Pemerintah kaji pengoperasian KA Bandara sampai Bekasi

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan tengah mengkaji pengoperasian Kereta Bandara Soekarno-Hatta sampai Bekasi.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri, dalam "Quick Wins Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub"  mengatakan sudah ada permintaan dari masyarakat terkait hal itu.

"Memang ada permintaan, tapi itu perlu kita kaji, kita belum bahas, nanti dibahasnya. Ya mungkin bisa saja, karena slotnya masih ada. Mudah-mudahan minggu depan kita bahas," ucapnya di Bogor, Selasa (27/3).

Namun pada saat ini, ada hal mendesak untuk segera diselesaikan. Misalkan saja masalah teknis persinyalan yang beberapa waktu lalu sempat terganggu.

Selain itu, harus ada perbaikan perizinan terlebih dahulu, apabila hendak dilanjutkan sampai Stasiun Bekasi. Apalagi awalnya Kereta Bandara hanya sampai Stasiun Manggarai.

Dalam perencanaan, KA Bandara melintas di Stasiun Manggarai pada awal 2019. Saat ini masih ada pekerjaan jalur rel dwiganda (doule double track) Manggarai-Bekasi.

Terdapat dua tahap pengerjaan jalur dwiganda yang melintas di Stasiun Manggarai, yaitu Fase I dan Fase II.

Fase I, yaitu penyelesaian jalur dwi ganda dari Kranji sampai Manggarai, modernisasi beberapa stasiun, salah satunya Stasiun Manggarai yang ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Akan ada pemisahan 'Central Line' dan 'Bekasi Line' terpisah jalurnya, sehingga 'bottleneck' bisa di atasi. Fase pertama ini direncanakan sampai akhir 2019.

Sponsored

Sementara itu, Fase II yaitu penyelesaian jalur dwiganda dari Bekasi hingga Manggarai serta penyelesaian pembangunan beberapa stasiun di Bekasi. Penyelesaian Fase II ditargetkan pada 2022, namun Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta dipercepat hingga 2020 harus sudah selesai.

"Pak Menteri maunya 2020 karena biar penumpang KRL kapasitasnya naik karena yang sekarang sudah full. 'Double-double track' beroperasi dan pemisahan jalur KA jarak jauh dan komuter bisa dilakukan dari Bekasi sampai Manggarai, terus KA jarak jauh bisa berakhir di Manggarai," tambahnya.
 

Berita Lainnya
×
tekid