sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PNS bekerja dari rumah, sudah siapkah infrastrukturnya?

PNS bekerja dari rumah bisa dimulai dari kota besar.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Senin, 12 Agst 2019 16:31 WIB
PNS bekerja dari rumah, sudah siapkah infrastrukturnya?

Peneliti Ahli Utama Bidang Politik Kebijakan Publik (P2P) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syafuan Rozi, mengatakan banyak pekerjaan rumah jika pemerintah betul-betul merealisasikan penerapan Pegawai Negeri Sipil (PNS) bisa bekerja dari rumah.

Pertama, kata Rozi, pemerintah perlu membangun Sumber Daya Manusia (SDM) terlebih dahulu agar mengerti penggunaan teknologi berbasis internet atau yang dikenal dengan cloudy works.  Kedua, pembangunan infrastuktur pendukung. Kemudian, menerapkan wacana PNS bekerja dari rumah.

Rozi menjelaskan, wacana PNS bekerja dari rumah kemungkinan bisa diterapkan di kota-kota besar yang sudah mempunyai infrastruktur pendukung. Namun, lain halnya jika di daerah-daerah yang masih kekurangan dalam aspek teknologi. 

Karena itu, sebelum menerapkan wacana tersebut, ia berpendapat lembaga pemerintah ke depan bisa secara bertahap mempersiapkan infrastrukturnya. Termasuk yang dilakukan pemerintah yang sedang membangun infrastruktur internet.

“Jadi ini bisa disesuaikan dan dimulai dari basis perkotaan dulu, di mana basis internetnya sudah bagus. Saya bayangkan ke depan internet makin murah, bahkan bisa gratis. Dengan cara itu, cloudy works, bekerja dari rumah, dari hutan, dari laut, dari lembah, kapan pun bisa dilakukan dan akan ada program, ada software yang membantu,” kata Rozi kepada Alinea.id di Jakarta pada Senin (12/8).

Ketika disinggung mengenai sistem keamanan, Syafuan Rozi juga mengatakan bahwa sistem keamanan sudah pasti dibangun. Hal tersebut juga turut menjawab kekhawatiran masyarakat. 

"Hal itu (sistem keamanan) untuk mencegah kerusakan, mencegah penyadapan, (dan mencegah) pemalsuan. Teknologi digital kan ada teknologi digital forensiknya (juga) yang bisa mendeteksi kasus pemalsuan dokumen, kemudian membentengi dari perusakan. Itu ada bagian khususnya juga," katanya

Menurut Rozi, dengan menerapkan cara kerja berbasis teknologi dan pemanfaatan internet, justru akan menguntungkan masyarakat, terutama para PNS. Selain lebih fleksibel, biaya yang dikeluarkan pun jauh lebih murah. Karena itu, dapat meningkatkan indeks kebahagiaan warga negara. 

Sponsored

"Bayangkan saja kalau sekarang ini kalau ketemu (urus administrasi) antreannya minta ampun, nunggu, di jalan pun juga kena macet. Sistem cloudy works bisa lebih fleksibel. Nanti dokumennya juga bisa dikirim via email, terus kalau misal ada biayanya, bisa transfer," ujarnya.

Selain memangkas birokrasi, kata Rozi, cara bekerja demikian juga dapat mengurai pungutan liar atau yang masih sering terjadi. 

“Pungli bisa dihapus, antrean panjang yang membuat orang lelah bisa dihindari,” kata Rozi. “Misal kami urus paspor, itu bisa cepat sekali yang biasanya 3 hari, 5 hari, 10 hari, bahkan satu bulan, tetapi dengan sistem ini bisa lebih cepat.”

Berita Lainnya

Pemkot Kediri upayakan tambah ambulans

Sabtu, 10 Jul 2021 18:32 WIB

2 varian Xiaomi Mi MIX 4 muncul di TENAA

Kamis, 29 Jul 2021 15:17 WIB