sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polda Metro ungkap modus begal sepeda

Pelaku begal sepeda biasanya mengincar barang yang terlihat.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Selasa, 03 Nov 2020 22:33 WIB
Polda Metro ungkap modus begal sepeda
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengungkap modus tersangka begal sepeda dalam menjalankan aksinya. Biasanya, jelas Nana, pelaku mengicar dan mengamati korban dari jauh menggunakan sepeda motor.

“Biasanya, korban yang sendirian atau lepas dari temannya. Mereka kuntit biasanya gunakan satu motor berboncengan,” ujar Nana kepada wartawan, Selasa (3/11).

Modus lainnya, pelaku begal beraksi dalam komplotan menggunakan dua sepeda motor dengan perannya masing-masing. Sepeda motor pertama biasanya melewati korban untuk membaca situasi. Jika dianggap aman, makan sepeda motor kedua yang mengikuti akan langsung beraksi.

“Yang satu mengamati, kalau aman kemudian yang belakang memepet dan merampas barang yang ada,” ucap Nana.

Para begal, jelas dia, biasanya mengincar barang terlihat atau yang mudah diambil oleh pelaku seperti telepon genggam atau handphone.

“Biasanya pesepeda meletakkan barang di belakang atau di setang. Ini yang membuat pesepeda terjatuh dan luka-luka,” ujelasnya.

Untuk itu, Nana mengibau para pesepeda tetap waspada saat beraktivitas meski para tersangka begal sudah ditangkap.

Diketahui, Polda Metro Jaya telah mengamankan 10 orang tersangka pelaku begal. Mereka merupakan perorangan bukan kelompok maupun geng yang terbentuk. Kesepuluh tersangka begal tersebut beraksi di Tanjung Priok, Menteng, Kebayoran Lama, Penjaringan, dan Ciputat.

Sponsored
Berita Lainnya