sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Polisi antisipasi bentrok antara massa pro dan kontra Anies

Massa pro Gubernur Anies Baswedan yang berasal dari organisasi Bang Japar sudah datang ke Balai Kota.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Selasa, 14 Jan 2020 12:33 WIB
Polisi antisipasi bentrok antara massa pro dan kontra Anies

Polres Jakarta Pusat menurunkan 500 orang untuk mengantisipasi bentrokan antara massa pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan yang menuntut Gubernur Anies atas peristiwa banjir di Jakarta pada 1 Januari 2020.

Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wiraga Dimas Tama mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah pengamanan sebelum demo di depan Balai Kota berlangsung. 

"Kurang lebih 500 personel gabungan dari polda, polres maupun polsek," kata Dimas saat ditemui depan Balai Kota Jakarta, Selasa (14/1).

Rencananya, pada hari ini di jam yang sama terdapat dua elemen kelompok akan melakukan aksi unjuk rasa di Balai Kota. Satu kelompok mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sedangkan kelompok lainnya menuntut Anies bertanggung jawab atas banjir di Jakarta. 

"Untuk pola pengamanan, kami melakukan sesuai protap," kata dia.

Polisi juga telah menyiapkan dua water cannon untuk mengamankan dan mengantisipasi terjadinya chaos. Namun, polisi mengusahakan agar tidak ada penutupan jalan agar aktivitas lalu lintas tetap berjalan seperti biasa.

"Kalau ternyata ada rekayasa, kami akan mengalihkan dari Kedutaan Besar AS ke arah Stasiun Gambir," terang dia.

Sementara berdasarkan pantauan Alinea.id, sekitar 300 pendukung Anies sudah berada di Balai Kota Jakarta. Massa kontra belum terlihat sama sekali. Aksi massa direncanakan dimulai pada pukul 14.00 WIB.

Sponsored

 

Meraup cuan dari kematian

Meraup cuan dari kematian

Jumat, 28 Feb 2020 06:06 WIB
Berita Lainnya