sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polisi ciduk 23 pria saat pesta seks gay dan narkoba di Jakarta

Anggota Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan 23 pria yang diduga penyuka sesama jenis (gay) saat pesta ekstasi di Sunter, Jakarta.

Sukirno
Sukirno Senin, 01 Okt 2018 21:02 WIB
Polisi ciduk 23 pria saat pesta seks gay dan narkoba di Jakarta
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 385.980
Dirawat 63.556
Meninggal 13.205
Sembuh 309.219

Anggota Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan 23 pria yang diduga penyuka sesama jenis (gay) saat pesta ekstasi di Griya Manis Blok A, Sunter Agung, Jakarta Utara pada Minggu (30/9) dini hari.

"Ya, para pelaku telah diamankan dan kasus tengah kami kembangkan," ujar Wakapolres Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Arie Ardian di Jakarta, Senin (1/10).

Dari hasil penggerebekan, Arie menjelaskan anggota menemukan puluhan pil ekstasi dan menetapkan empat orang tersangka yang merupakan karyawan swasta, yaitu DS, EK, DL, dan TM.

Awalnya, polisi mendapatkan informasi perihal rumah DS sering didatangi pria yang diduga gay dan akhirnya melakukan penggerebekan.

"Disinyalir mereka mempunyai perilaku seks menyimpang, dan setelah dilakukan penggerebekan kami menemukan mereka sedang berpesta narkoba jenis ekstasi," ujar Arie.

Dari para tersangka polisi menyita barang bukti puluhan ekstasi, yaitu enam butir ekstasi berlogo cesper milik DS, 19 butir milik EK, delapan butir milik DL, sedangkan setengah butir milik TM.

Sekelompok pria diduga gay diduga akan pesta seks karena polisi menggerebek saat mereka hanya menggunakan celana dalam.

Arie menambahkan polisi akan mendalami perilaku seksual para pria itu, bahkan kemungkinan unsur prostitusi.

Sponsored

Sementara itu, EK mengakui narkoba jenis ekstasi diperoleh dari DS sebanyak 25 butir pada hari Sabtu (29/9) untuk diedarkan pada saat pesta lajang pria (bachelor party). DS meminta tolong kepada dirinya untuk mengedarkan pil ekstasi.

Kini keempat tersangka mendekam di tahanan Mapolres Jakpus dan dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara dan maksimal 20 tahun. (Ant).

Berita Lainnya