sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polisi evakuasi lagi tiga orang korban kerusuhan Dogiyai

Sugeng Rianto (38), Slamet Triadi (51) dan Dwi Purnomo (35) dievakuasi.

Immanuel Christian
Immanuel Christian Kamis, 17 Nov 2022 17:58 WIB
Polisi evakuasi lagi tiga orang korban kerusuhan Dogiyai

Polres Dogiyai melakukan evakuasi lagi terhadap tiga orang dari korban kerusuhan di Kabupaten Dogiyai beberapa waktu lalu. Ketiganya diantar oleh seorang pemuka agama bersama masyarakat ke Mapolres Dogiyai.

Kapolres Dogiyai Kompol Samuel D. Tatiratu mengatakan, ketiga orang itu adalah Sugeng Rianto (38), Slamet Triadi (51), dan Dwi Purnomo (35). Ketiga korban selamat tersebut diantarkan oleh Pastor Martinus Iyai bersama masyarakat setempat.

“Saya juga berterima kasih atas kepedulian masyarakat terhadap para korban ini hingga mengantarkan ke Polres Dogiyai untuk mengamankan diri,” kata Samuel dalam keterangan, Kamis (17/11).

Ia menyampaikan, pihaknya akan memberikan perlindungan penuh kepada korban serta masyarakat lainnya. Ia meminta untuk seluruh masyarakat agar tetap menjaga situasi kondusif ini pascakerusuhan yang terjadi.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru 2023 kedepannya, mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dan mari kita hindari adanya ajakan atau hasutan oknum yang ingin memecah belah hingga mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.

Pada saat peristiwa kerusuhan, ketiga korban tersebut tersebut berlari untuk menyelamatkan diri karena takut dianiaya massa. Namun, saat hendak berlari, para korban kemudian diselamatkan oleh masyarakat di dalam rumah untuk bersembunyi.

Dua hari lalu, kepolisian juga berhasil mengevakuasi korban lainnya yeng merupakan pekerja jalan dari CV Mandiri Papua dan Fajar Mustika. Pihaknya menerima informasi terkait korban bernama Apus, Refli, Iwan, Roni. 

Salah satu korban, bernama Apus merupakan seorang sopir. Ia tengah berada di Kabupaten Deiyai dan sedang mengamankan diri di Polres. Petugas langsung mengonfirmasi data diri dari Apus dan hasilnya terkonfirmasi benar.

Sponsored

Selang beberapa waktu kemudian, Apus langsung dibawa ke Polres Dogiyai. Sementara, terdapat pula dua korban lainnya yang dibawa oleh tokoh masyarakat setempat.

Pihaknya tiba di Polres Dogiyai sekitar pukul 16.30 WIT, kemudian korban tersebut dikumpulkan bersama masyarakat lainnya yang masih berada di Polres Dogiyai.

“Kami ketahui bahwa saat ini masih ada satu orang karyawan yang belum ditemukan, yakni atas nama Joni Kami akan terus melakukan pencarian untuk mencari keberadaan korban hilang tersebut,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangan, Rabu (17/11).

Berita Lainnya
×
tekid