logo alinea.id logo alinea.id

Polisi usut ancaman bom ISIS di Unpatti

Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Kamis, 15 Agst 2019 09:05 WIB
Polisi usut ancaman bom ISIS di Unpatti

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Maluku mengusut ancaman bom yang mengatasnamakan ISIS di kampus Fakultas Ekonomi Universitas Pattimura (Unpatti), Ambon, Maluku. Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Roem Ohoirat mengatakan, proses penyelidikan telah dimulai sejak Rabu (14/8).

"Penyelidikan ini mulai dilakukan sejak Rabu (14/8) kemarin, setelah ditemukan sebuah tulisan tangan bernada ancaman bom," kata Roem Ohoirat di Ambon, Kamis (15/8).

Tulisan tangan berisi ancaman bom tersebut ditemukan menempel pada dinding sebelah kiri ruang tunggu Fakultas Ekonomi Unpatti. "KAMI ANGGOTA TERORIS MENGANCAM AKAN BOM UNIVERSITAS PATTIMURA DAN SEMUANYA, ISIS," demikian bunyi ancaman tersebut.

Roem mengatakan, penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap perkara ini. 

Ada tiga orang saksi yang diperiksa, yaitu Rasul Lakadimu, petugas kebersihan sekaligus orang yang pertama kali menemukan tulisan tersebut. Juga petugas keamanan Unpatti, Sandro Tetelepta (30), dan Dekan Fakultas Ekonomi Unpatti, Prof Earli Leiwakabessy.

Dari pemeriksaan sementara, Rasul Lakadimu diketahui menemukan tulisan tersebut pada Rabu (14/8) sekitar pukul 7.15 WIT. Setelah membuka gerbang ruangan dekan, dia melihat tulisan tersebut di dinding sebelah kiri lorong di ruang tunggu dekat tangga lantai satu.

Ketika melihat tulisan tersebut, dirinya langsung memberitahukan kepada petugas keamanan Unpati.

Sehari sebelumnya, di lantai dua ruangan fakultas ekonomi, berlangsung kegiatan pemilihan dewan mahasiswa yang berlangsung dari pukul 15.00 WIT hingga pukul 22.00 WIT. Setengah jam, Rasul Lakadimu menutup pagar ruangan kemudian kembali ke rumah.

Sponsored

Adapun Sandro Tetelepta menjelaskan, Rabu (14/8) sekitar pukul 07.18 WIT dirinya menerima informasi temuan ancaman teror dari Rasul Lakadimu. Dia pun melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud.

Polisi juga mendapatkan keterangan dari Dekan Fakultas Ekonomi Unpatti Ambon, Prof.Earli Leiwakabessy bahwa sejak Selasa (13/8), berlangsung pemilihan dewan mahasiswa dari pukul 15.00 WIT hingga pukul 22.00 WIT.