sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Prediksi Anies RS DKI kolaps esok dipastikan meleset

Tingkat keterisian Wisma Atlet Kemayoran hingga 16 September baru 46%.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Rabu, 16 Sep 2020 20:18 WIB
Prediksi Anies RS DKI kolaps esok dipastikan meleset
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 236519
Dirawat 55000
Meninggal 9336
Sembuh 170774

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memprediksi rumah sakit (RS) rujukan pasien coronavirus baru (Covid-19) akan kolaps pada esok (Kamis, 17/9). Karenanya, memutuskan penerapan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) per awal pekan ini (Senin, 14/7).

Namun, berdasarkan data, masih terdapat beberapa fasilitas kesehatan (faskes) yang kapasitasnya belum penuh. Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, misalnya. Tingkat keterisian (okupansi) hingga hari ini (Rabu, 16/9)
belum mencapai 50% dari total kapasitas tersedia.

Hal tersebut dibenarkan Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. "Ya (masih banyak yang kosong)," jawabnya singkat saat dikonfirmasi, beberapa saat lalu.

Karenanya, dirinya menegaskan, RS di Ibu Kota takkan kolaps esok karena pandemi. "Enggak (kolap). Jangan takut," ucapnya.

"Datanya lihat saja. Di situ, kan, ada kapasitas tempat tidurnya sama terisinya berapa per hari ini," sambungnya meyakinkan.

Berdasarkan data yang diperoleh, belum ada satu pun pasien terkonfirmasi menjalani perawatan di Tower 4 Wisma Atlet dari total 1.546 tempat tidur (TT), lalu 610 pasien (39%) dari 1.570 TT Tower 5; 750 pasien dari 1.306 (57%) TT Tower 6; 891 pasien (68%) dari 1.308 TT Tower 7; 958 pasien (62%) dari 1.548 TT Tower 8; serta 1.352 pasien (52%) dari 2.619 TT Tower 9. Sehingga, hanya terdapat 4.561 pasien (46%) dari total 9.897 TT.

Sebagai informasi, Tower 4 dan Tower 5 dimanfaatkan untuk isolasi mandiri bagi pasien tanpa gejala (asimtomatik) atau bergejala ringan; Tower 6 dan Tower 7 sebagai rumah sakit darurat (RSD) Covid-19 bagi pasien bergejala ringan hingga sedang; serta Tower 8 dan Tower 9 menjadi lokasi karantina mandiri. Dengan demikian, okupansi isolasi mandiri hanya 19%, RSD 62%, dan karantina mandiri 55%.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada awal pandemi, 6 Maret, mayoritas pasien terkonfirmasi Covid-19 adalah asimtomatik. Mencapai 80%.

Sponsored

Sementara itu, Koordinator Opersional RSD Wisma Atlet, Kolonel Stefanus Dony, menerangkan, antrean ambulans yang terjadi pada Selasa (15/9) malam disebabkan kehadiran pasien asimtomatik hingga bergejala sedang pada waktu bersamaan. Apalagi, pintu masuk Tower 5 hingga Tower 7 terbatas.

Karenanya, dia menegaskan, itu biasa terjadi dan tidak menunjukkan kapasitas Wisma Atlet mulai disesaki pasien. "Bukan karena penuh," katanya saat dikonfirmasi, terpisah.

Berita Lainnya