Nasional / Penghinaan Presiden

Ratusan pendukung Habib Bahar bin Smith setia kawal 8 jam

Meski diguyur hujan deras, ratusan pendukung Habib Bahar bin Smith setia menunggu hingga 8 jam saat pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri.

Ratusan pendukung Habib Bahar bin Smith setia kawal 8 jam
Meski diguyur hujan deras, ratusan pendukung Habib Bahar bin Smith setia menunggu hingga 8 jam saat pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri. / (Foto: Soraya Novika/Alinea.id)

Meski diguyur hujan deras, ratusan pendukung Habib Bahar bin Smith setia menunggu hingga 8 jam saat pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri.

Proses penyelidikan atas perkara dugaan penghinaan Presiden Joko Widodo yang dilakukan oleh Bahar bin Smith telah berjalan selama lebih kurang delapan jam. 

Meski sempat turun hujan deras, para anggota Ormas Islam pendukung Bahar bin Smith tetap setia berjaga di depan kantor Bareskrim Mabes Polri, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta Pusat.

Massa yang berjaga tampak tidak berkurang jumlahnya bahkan terpantau semakin bertambah. "Total kita ada kira-kira 300 orang," ujar Andi Rahman, anggota Laskar Pembela Islam saat berbincang dengan Alinea.id di lokasi, Kamis (6/12) petang. 

Ia mengaku bahwa para anggota Ormas yang hadir tersebut akan tetap mengawal sampai proses pemeriksaan selesai dilaksanakan. "Kita akan kawal terus," ungkapnya.

Aparat yang disiagakan pun kian bertambah. Berdasarkan keterangan dari Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat Nengah Adi Putra menyampaikan bahwa pihaknya menurunkan sebanyak 435 aparat untuk berjaga hingga seluruh massa pendukung Bahar bin Smith bubar.

"Ada sekitar 435 aparat disiapkan baik dari Polres Pusat maupun Polsek," kata Nengah.

Ramainya massa yang duduk di pinggir jalan juga sudah diantisipasi dengan koordinasi intensif bersama media TMC Polda Metro Jaya.

"Kami siapkan beberapa aparat untuk mengatur lalu lintas sekaligus koordinasi bersama media TMC supaya masyarakat bisa menghindari daerah sekitar Monas-Medan Merdeka," terangnya.


Berita Terkait

Kolom

Infografis