sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Satpol PP siap jemput paksa warga positif Covid tolak karantina di RS

Satpol PP DKI sifatnya menunggu arahan dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Selasa, 15 Sep 2020 14:05 WIB
Satpol PP siap jemput paksa warga positif Covid tolak karantina di RS
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 252923
Dirawat 58788
Meninggal 9837
Sembuh 184298

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP DKI Jakarta akan menjemput paksa warga positif coronavirus yang menolak isolasi mandiri di rumah sakit (RS).

"Apabila yang bersangkutannya tidak bersedia, maka kami akan melakukan jemput paksa," kata Kasatpol PP DKI Arifin di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (15/9). 

Kendati begitu Arifin mengatakan, Satpol PP DKI sifatnya menunggu arahan dari Dinas Kesehatan (Dinkes), untuk mengawal penjemputan pasien corona melakukan karantina ke RS rujukan atau Wisma Atlet. 

"Ketika ada yang dinyatakan positif dari Dinkes, yang bersangkutan wajib diisolasi di tempat yang sudah ditentukan. Tidak ada lagi isolasi mandiri di rumah," ujar Arifin. 

Sponsored

Satpol PP DKI belum mendapatkan perintah melaksanakan penjemputan paksa terhadap pasien Covid-19 yang tidak mau melakukan isolasi di RS. 

Ia berharap tidak ada warga yang dijemput paksa, yang artinya warga sudah menyadari risiko yang ditimbulkan bila isolasi mandiri di rumah. Sebab jika melakukan karantina di rumah dikhawatirkan menimbulkan klaster rumah tangga atau keluarga. 

"Itu membahayakan keluarga," sambungnya. 

Berita Lainnya
×
img