sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sebut belum ada imam umat Islam, Ma'ruf Amin sindir FPI

Hingga saat ini, seorang imam umat Islam di Indonesia hanya pemimpin organisasi.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Jumat, 27 Nov 2020 13:57 WIB
Sebut belum ada imam umat Islam, Ma'ruf Amin sindir FPI
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menganggap, belum ada sosok imam umat Islam di Indonesia. Hingga saat ini, seorang imam umat Islam di Indonesia hanya pemimpin organisasi.

“Kita masih mencari imamah Islamiyah, ternyata belum ada orang yang mampu tampil sebagai imamah syakhsiyah (secara kepribadian) menjadi imamnya umat Islam. Yang ada itu baru imamah nadliyyah atau imamnya NU, imamah Muhammadiyah, imamah FPI-yah, imamam Persisiyah,” ucapnya dalam Munas X MUI di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (27/11).

Ia pun berharap organisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dapat mengisi ketiadaan figur yang layak menjadi imam umat Islam tersebut. Maka, Ma’ruf meminta MUI bisa menjadi imamah institusionaliyyah atau imam kelembagaan untuk segenap organisasi masyarakat Islam di Indonesia.

“Saya berharap MUI mampu memberi contoh dan teladan dalam memanifestasikan karakter dan sikap organisasi, terutama dalam rangka menjaga kesatuan dan persatuan,” tutur Ma’ruf.

MUI, kata dia, harus mampu mengayomi, melindungi, dan menggerakkan umat Islam di Indonesia agar bisa tetap bersatu dalam tenda persatuan. Ma’ruf menitipkan tiga pesan penting untuk kepengurusan baru. Pertama, mendorong pengarusutamaan Islam moderat (jalan tengah). MUI harus menjaga bersikap agar tidak berlebihan dan tidak permisif.

“Komitmen untuk tetap menjadi Islam wasathiyah (moderat) sebagai cara berpikir, bersikap, dan bertindak, harus tetap menjadi pedoman dalam setiap kiprah MUI di masa yang akan datang,” ujar Ma’aruf.

Kedua, MUI harus melakukan pembenahan kelembagaan. MUI harus mengalami perubahan ke arah yang lebih baik dalam pemberian pelayanan kepada umat Islam. Juga, sebagai mitra pemerintah.

“Diharapkan MUI semakin lebih baik dalam menjalankan fungsinya, terutama fungsi sebagai khadimul ummah (pelayan umat) dan shadiqul hukumah (mitra pemerintah),” tutur Ma’ruf.

Sponsored

Ketiga, MUI harus mendukung ekonomi syariah.

Sebelumnya, imam besar umat Islam di Indonesia ramai dipertanyakan. Bahkan, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman berani mengingatkan agar FPI tidak merasa mewakili umat Islam. Sebab, semestinya umat Islam bertutur kata dan berkelakuan baik. Jika Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab mengaku sebagai imam besar, seharusnya menunjukkan kebaikan dalam bersikap.

"Jangan asal bicara sembarangan. Saya sebagai orang Islam itu prihatin kalau ada seorang habib yang memperingati Maulid Nabi dengan melontarkan bahasa-bahasa kotor. Saya tidak terima sebagai orang muslim," ucapnya.

Berita Lainnya