sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Tanpa sakit, ibunda Ustadz Abdul Somad meninggal saat berwudhu

Ibunda Ustadz Abdul Somad (UAS), Rohana, meninggal dunia di Pekanbaru, saat berwudhu tanpa sakit.

Sukirno
Sukirno Selasa, 19 Mar 2019 02:50 WIB
Tanpa sakit, ibunda Ustadz Abdul Somad meninggal saat berwudhu
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 23851
Dirawat 16321
Meninggal 1473
Sembuh 6057

Ibunda Ustadz Abdul Somad (UAS), Rohana, meninggal dunia di Pekanbaru, saat berwudhu tanpa sakit.

Dai kondang Ustaz Abdul Somad menuliskan berita duka tersebut di akun instagram terverifikasi @ustadzabdulsomad miliknya pada Senin (18/3). 

Penuturan UAS seperti biasa, ibunda menunaikan salat tahajud dan witir pada tengah malam. Setelah salat, ibunda melanjutkan dengan membaca Al-Quran dan zikir.

"Setelah itu makan sahur. Selesai santap sahur, Mak masih menonton video tausyiah UAS di youtube. Kemudian Mak mandi, terasa sakit kepala. Beliau terus wudhu, persiapan salat subuh. Lalu pingsan, dibawa ke rumah sakit, menghembuskan nafas terakhir," kata Abdul Somad.

Memang, menurut penuturan UAS, Sang Ibu menginginkan untuk meninggal dunia tanpa rasa sakit. Bahkan, ibunda pernah mengatakan ingin mandi terlebih dahulu dan salat sebelum Tuhan mencabut nyawanya.

Perempuan berusia 71 tahun itu dimakamkan di Kampung Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Rohana menghembuskan nafas terakhir di RS Sansani Pekanbaru, Riau.

Saat menghembuskan nafas terakhir, UAS tidak berada di samping ibundanya. UAS tengah berdakwah di Madura, Jawa Timur.

Jenazah diberangkatkan dari Pekanbaru menuju Asahan untuk dimakamkan. Polda Riau mengawal jenazah Rohana yang diberangkatkan dari Pekanbaru pukul 08.30 WIB. 

Sponsored

Tiba di Asahan pada Senin (18/3) malam, jenazah almarhumah disambut ribuan masyarakat yang melayat. Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum Rohanan Binti Nuruddin disolatkan di Masjid Raya Arrahman yang dipimpin langsung oleh Ustaz Abdul Somad.

Tampak juga Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto ikut menyalatkan dan mengantarkan hingga ke pemakaman.

UAS sendiri mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu almarhumah dari Pekanbaru hingga sampai di rumah duka.

"Doakan kami tetap sabar," kata UAS sembari mengucapkan terima kasih kepada jajaran kepolisian.

Sebelumnya Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin menjemput UAS di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang.

UAS tiba di Kualanamu, pukul 17.15 WIB dengan menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia Boing 190 setelah sebelumnya terbang dari Kota Surabaya, Senin (18/3).

"Innalillahi wainnailahi rojiun, kami jajaran Polda Sumut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan tabah, tetap sabar ustaz," kata Mardiaz.

Selanjutnya, UAS melanjutkan perjalanan ke desa Silau Laut, kabupaten Asahan dengan menggunakan mobil dikawal mobil foreders  PJU Ditlantas Polda Sumut. (Ant).

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

KITA PUN AKAN KESANA JUA Senin, 11 Rajab 1440 H / 18 Maret 2019 Seperti biasa, setelah tahajjud dan witir, Mak membaca Qur'an dan zikir yang biasa beliau baca, setelah itu makan sahur. Selesai santap sahur, Mak masih menonton video taushiyah UAS di Youtube. Kemudian Mak mandi, terasa sakit kepala. Beliau terus wudhu' persiapan sholat Shubuh. Lalu pingsan, dibawa ke Rumah Sakit, menghembuskan nafas terakhir. Persis seperti ucapan Mak selama ini, "Aku kalau bisa, mati jangan pakai sakit lamo-lamo. Kalau bisa mandi dulu, jadi jasad awak bersih. Mandi, ambik aye sembayang, poneng, mati" Jenazah akan dimakamkan di Kampung Silau Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. 71 tahun Allah berikan usia pada Mak. Terimakasih tak terhingga kepada seluruh masyarakat yang telah mendoakan Mak, mohon dimaafkan segala khilaf dan salah Mak kami Hajjah Rohana binti Nuruddin. اللهم اغفر لها وارحمها وعافها واعف عنها

A post shared by Ustadz Abdul Somad (Official) (@ustadzabdulsomad) on

Berita Lainnya