sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Temuan Komnas HAM akan jadi tambahan alat bukti

Polri hingga kini masih menunggu penyerahan hasil investigasi oleh Komnas HAM.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Jumat, 08 Jan 2021 19:36 WIB
Temuan Komnas HAM akan jadi tambahan alat bukti
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Polri akan mempelajari hasil temuan investigasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tentang kematian enam anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 50.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono, menyebut, pihaknya masih menunggu surat resmi dari Komnas HAM atas hasil investigasi tersebut. Pun menghormati semua temuan dari investigasi itu.

"Polri masih menunggu surat resmi yang nantinya akan dikirim ke Polri. Kemudian akan dipelajari dan dibuktikan di persidangan," ujarnya dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (8/1).

Argo memastikan Polri akan menjalankan rekomendasi dari Komnas HAM. Dia menegaskan, pihaknya bekerja sesuai bukti yang ada.

"Iya, akan mengusut kepemilikan senjata," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian, mengungkapkan, hasil investigasi Komnas HAM akan dijadikan bukti tambahan oleh penyidik. Namun, dia tidak menyebutkan apa saja bukti yang sampai saat ini telah dimiliki.

"Kalau temuan itu diserahkan ke penyidik, bisa melengkapi alat bukti yang sudah ada," katanya.

Komnas HAM telah merampung investasinya tentang penembakan terhadap 6 Laskar FPI di Tol Japek KM 50. Salah satu hasilnya, dua dari lima selongsong peluru yang ditemukan diduga berasal dari senjata rakitan milik Laskar FPI.

Sponsored

Komnas HAM lalu merekomendasikan senjata api yang digunakan Laskar FPI tersebut diusut. "Kalau betul, ya, tindakan hukum; kalau tidak, ya, klarifikasi," ucap Ketua Komnas HAM, Choirul Anam, pada kesempatan terpisah, beberapa saat lalu.

Serba salah vaksin Nusantara

Serba salah vaksin Nusantara

Senin, 01 Mar 2021 06:17 WIB
Menghindari 'Jebakan Batman' DP rumah 0%

Menghindari 'Jebakan Batman' DP rumah 0%

Jumat, 26 Feb 2021 15:24 WIB
Berita Lainnya