Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri meningkat

Masyarakat lebih terbuka mengapresiasi kinerja Polri.

Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri meningkat Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara (kedua kanan) didampingi Wapres Jusuf Kalla (kanan) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) bersiap menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Bhayangkara ke-72 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7). Antara Foto

Kapolri Jendral Pol. Tito Karnavian mengatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai 63,2% pada tahun 2016, sedangkan pada tahun 2017 mencapai angka 67,6%, dan tahun 2018 mencapai 83%.

“Masyarakat percaya dengan Polri. Angka tertinggi setelah zaman reformasi,” ujar Tito dalam perayaan HUT Bhayangkara ke 72, Rabu(11/7).

Kendati demikian, Tito mengakui masih banyak kelemahan yang dimiliki. Namun ia meyakinkan bahwa Polri akan terus melakukan perbaikan untuk meningkatkan kinerja.

Senada dengan Tito, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengatakan Polri masih harus melakukan perbaikan di tingkat internal. Bahkan, kata dia, masyarakat masih kerap menemukan perilaku menyimpang yang dilakukan oknum anggota Polri.

“Kualitas layanan publik yang terus membaik, kadang-kadang masih saja dinodai oleh tindakan oknum yang mencari uang sogok,” ujar Bamsoet di Istora Senayan, Rabu (11/7).

Namun Bamsoet mengapresiasi kepemimpinan Tito yang berhasil membuat masyarakat yakin Polri adalah alat negara yang siap mengayomi, melindungi, dan melayani. Kerja-kerja Polri dalam menghentikan aksi terorisme pun dianggap konsisten.

“Melalui penugasan kepada Densus 88 Anti-Teror, Polri konsisten memerangi sel-sel teroris di dalam negeri. Polri juga terus mengantisipasi ancaman dari para WNI simpatisan ISIS yang kembali dari Irak dan Suriah,” ujarnya.

Tak hanya itu, Polri pun dengan cepat beradaptasi dengan perkembangan zaman sehingga mampu memberikan respon yang tepat pada kejahatan cyber. Hal itu mejadi alasan atas apresiasi masyarakat terhadap Polri.


Berita Terkait