sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Belanda ingin hargai perilaku terpuji suporter ketimbang menghukum fans brutal

Asosiasi menegaskan, jumlah insiden di stadion mengalami penurunan pada musim 2022/2023.

Arpan Rachman
Arpan Rachman Kamis, 30 Mei 2024 19:48 WIB
Belanda ingin hargai perilaku terpuji suporter ketimbang menghukum fans brutal

Klub sepak bola profesional Belanda akan berupaya memberikan penghargaan atas perilaku fans yang baik untuk menghadapi masalah penonton. Asosiasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melaporkan hal ini dalam rencananya untuk musim depan, yang mencakup 21 tindakan lainnya.

KNVB meminta bantuan dari pemerintah kota dan polisi agar para penggemar memiliki lebih banyak kebebasan untuk pergi menonton pertandingan daripada harus bepergian dengan bus.

Contoh lain dari menghargai perilaku baik termasuk menyingkirkan jaring yang dipasang di depan pendukung tandang jika mereka berperilaku sepatutnya atau memberi mereka sambutan yang ramah. Hal ini terjadi musim lalu pada pertandingan PEC Zwolle-PSV ketika seorang DJ tampil di laga tandang. Klub Heracles Almelo membagikan kopi, teh, dan sandwich kepada fans tandang.

“Penggemar mengapresiasi kegiatan ini, dan nampaknya berdampak positif pada perilaku mereka. Ide-ide ini menjadi titik awal untuk uji coba dan penelitian,” tulis KNVB dalam siaran persnya dikutip NL Times.

Klub, bekerja sama dengan polisi dan pemerintah kota, akan bertanggung jawab untuk menyelenggarakan setidaknya satu pertandingan yang "sempurna" dalam hal keramahtamahan. Bahkan hal-hal kecil, seperti menawarkan sandwich kepada penggemar, dapat berperan dalam mencapai tujuan ini, menurut juru bicara.

Terjadi keributan penonton saat pertandingan playoff akhir pekan lalu antara FC Utrecht- Go Ahead Eagles dan Excelsior-ADO Den Haag. KNVB berpendapat bahwa menghargai tindakan terpuji akan menjadi bagian besar dari solusi terhadap perilaku ini.

Asosiasi menegaskan, jumlah insiden di stadion mengalami penurunan pada musim 2022/2023. Mereka memperkirakan penurunan tersebut akan berlanjut pada musim ini. Statistik mengenai hal ini akan tersedia pada musim gugur.

Majelis rendah parlemen Belanda, Tweede Kamer, memperdebatkan 'sepak bola dan keselamatan' pada hari Rabu (29/5). KNVB menginginkan lebih banyak dukungan pemerintah untuk menghargai perilaku baik, namun asosiasi tersebut juga memohon pemberlakuan larangan kriminal di stadion.

Sponsored

Idenya adalah karena pelanggaran berat juga berujung pada catatan kriminal, maka efek jeranya lebih besar; ini sudah terjadi di Inggris.

Terpisah, De Oranje sudah siap tampil di Euro 2024 yang akan diadakan di Jerman. Empat pemain dikeluarkan dari skuad awal saat Belanda bergerak cepat untuk secara resmi mendeklarasikan tim mereka.

Dilansir Khel Now, Belanda berada di Grup D bersama Polandia, Austria, dan Perancis, jelas merupakan grup yang sulit.

Pelatih Ronald Koeman mengambil keputusan hanya dalam beberapa hari latihan, empat pemain dari tim dicoretnya. Dia bahkan meninggalkan Ian Maatsen, pinjaman Borussia Dortmund dari klub Liga Premier Chelsea.

Skuad 26 pemain terakhir Belanda untuk Euro 2024:

Kiper: Justin Bijlow (Feyenoord), Mark Flekken (Brentford), Bart Verbruggen (Brighton)

Bek: Nathan Ake (Manchester City), Daley Blind (Girona), Virgil van Dijk (Liverpool), Denzel Dumfries (Inter Milan), Jeremie Frimpong (Bayer Leverkusen), Lutsharel Geertruida (Feyenoord), Matthijs de Ligt (Bayern Munich), Micky van de Ven (Tottenham), Stefan de Vrij (Inter Milan)

Gelandang: Ryan Gravenberch (Liverpool), Frenkie de Jong (Barcelona), Teun Koopmeiners (Atalanta), Tijjani Reijnders (AC Milan), Jerdy Schouten (PSV), Xavi Simons (PSG), Joey Veerman (PSV), Georginio Wijnaldum (Al -Ettifaq)

Penyerang: Steven Bergwijn (Ajax), Brian Brobbey (Ajax), Memphis Depay (Atlético de Madrid), Cody Gakpo (Liverpool), Donyell Malen (Dortmund), Wout Weghorst (Burnley) (nlthimes,khelnow)

Berita Lainnya
×
tekid