sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Hanik gagal melaju ke final menembak Paralimpiade 2020

Hanik Puji Hastuti berada di peringkat ke-13 dengan total poin 614,5 dalam pertandingan menembak 10 meter air rifle standing R2.

Natasya
Natasya Senin, 30 Agst 2021 18:44 WIB
Hanik gagal melaju ke final menembak Paralimpiade 2020

Atlet Paralimpik dari cabang olahraga menembak putri, Hanik Puji Hastuti, gagal melaju ke babak final menembak 10 meter air rifle standing R2 dan harus puas berada diperingkat ke-13 dengan total perolehan poin 614,5. Pertandingan berlangsung di Asaka Shooting Range, Jepang.

Melansir situs web Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Hanik mengungkapkan, dirinya cukup puas dengan perjuangan yang sudah diberikan dalam pertandingan.

"Alhamdulillah, saya puas dengan penampilan hari ini. Skor yang saya dapat sesuai dengan latihan, tidak jauh berbeda bahkan sama," kata peraih medali perunggu di Asean Paragames 2015 di Singapura itu.

"Walaupun saya belum bisa menembus babak final, tapi saya bangga akhirnya bertanding dengan lancar tanpa terkendala apa pun. Lawan di Paralimpiade ini memang berat-berat, terutama dari Eropa dan di Asia itu ada China dan Iran," sambungnya.

Kegagalan yang dialaminya di pertandingan kali ini menimbulkan harapan di pertandingan-pertandingan mendatang.

"Semoga tahun depan, di Asean Para Games di Vietnam atau di Asian Paragames di China, saya bisa lebih baik lagi dan akan saya perbaiki lagi nilai dan prestasi saya. Saya mengambil banyak pengalaman dan pelajaran dari Paralimpiade ini, mulai dari peralatan, waktu, posisi, dan lainnya untuk saya terapkan di Indonesia," tuturnya.

Tak lupa, Hanik juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukungnya, seperti NPC Indonesia dan Kemenpora. "Juga untuk masyarakat Indonesia yang sudah mendukung perjuangan saya."

"Saya mohon maaf karena belum bisa menyumbangkan medali untuk Indonesia. Semoga di event berikutnya saya bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia," imbuh dia.

Sponsored

Sementara itu, pelatih para-penembak Indonesia, Aris Haryadi, menyatakan, penampilan Hanik sudah baik. Namun, konsentrasinya dalam pertandingan sempat terpecah akibat teguran dari wasit.

"Alhamdulillah, Hanik telah melaksanakan pertandingan R2 dengan skor 614,5. Sempat ada trouble waktu Hanik bertanding, yaitu posisi badan yang agak miring ke kanan, yang seharusnya posisi duduk harus lurus. Kendala itu karena benjolan Spina Bifida di punggungnya sehingga dalam posisi menembak agak kesulitan untuk duduk lurus," paparnya.

Dengan adanya kejadian ini, Aris mengatakan, akan berusaha maksimal untuk memperbaiki kekurangan agar tidak terjadi di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Berita Lainnya