close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Mohamed Salah melepaskan tembakan keras melewati kiper David Raya. Foto Getty Images
icon caption
Mohamed Salah melepaskan tembakan keras melewati kiper David Raya. Foto Getty Images
Olahraga
Senin, 25 Desember 2023 13:51

Jurgen Klopp bicara peluang gelar Arsenal kepada Mikel Arteta

Sementara pundit Craig Burley menyerang bek Arsenal Oleksandr Zinchenko menyusul penampilannya melawan Liverpool tersebut.
swipe

Komentar Jurgen Klopp kepada Mikel Arteta saat pertandingan selesai mengomentari tentang peluang Arsenal memenangkan gelar Liga Premier pertama sejak 2004. The Gunners meraih satu poin penting melawan Liverpool setelah pertandingan yang intens di Anfield untuk mempertahankan posisi mereka di puncak Premier League, Minggu (24/12) dini hari WIB.

Sundulan Gabriel Magalhaes membuka skor bagi tim tamu sebelum Mohamed Salah mencetak gol untuk menyamakan kedudukan bagi The Reds. Martin Odegaard beruntung lolos dari hukuman karena memegang bola di dalam kotak penaltinya sendiri. Sementara Trent Alexander-Arnold melewatkan peluang bagus untuk memenangkan pertandingan di akhir pertandingan.

Laga yang intens di Merseyside membuat Liverpool tetap tertinggal satu poin dari Arsenal dan beberapa pertandingan besar akan datang menjelang tahun baru. Berbicara setelah hasil imbang 1-1 di Anfield, Arteta berkata: “Pertandingan sepak bola yang luar biasa, salah satu pertandingan paling intens yang pernah saya saksikan dalam 20 tahun di liga ini.

“Dalam banyak momen kami berada di puncak, di 20 menit terakhir kami lebih menginginkannya, namun hasil imbang adalah hasil yang adil. Kami bertekad untuk menyerang dan menimbulkan masalah bagi mereka.

“Mereka adalah tim yang menyebabkan kekacauan, mereka sangat vertikal dan langsung. Mereka adalah yang terbaik di dunia dalam melakukan hal itu,” ujar Arteta dikutip Football London.

Dalam wawancara pascapertandingan, Klopp terkesan dengan intensitas permainan dan kekuatan yang ditunjukkan Arsenal untuk tidak menyerah di bawah tekanan di Anfield. “Ya Tuhan, seberapa kuat mereka? Kabar baiknya adalah kami juga baik-baik saja,” kata bos Liverpool itu.

“Dalam pertandingan seperti ini, mengeksekusi bola mati lebih awal adalah hal yang sulit, terutama dengan kecepatan Arsenal. Namun pada pertandingan yang kami mainkan, bagaimana kami memulai babak kedua, kami seharusnya bisa mencetak gol.

“Kami mengoper bukannya menembak, empat atau lima kali kami melakukan itu, itu pelajaran. Tapi secara umum permainannya bagus.”

Kedua manajer terlihat menggembungkan pipi mereka di berbagai momen sepanjang pertandingan, tetapi tanda paling jelas dari peluang Arsenal meraih gelar musim ini datang ketika Klopp berbicara dengan Arteta usai pertandingan. Bos Liverpool berseri-seri saat dia memberi tahu Arteta: "Wow, wow, wow!"

Kedua manajer berpelukan dengan pembagian poin antara dua tim di puncak permainan mereka. Arsenal mampu mempertahankan pijakan dalam permainan dengan penampilan luar biasa dari pemain seperti Declan Rice, William Saliba, dan Gabriel meskipun ada tekanan dari Liverpool dengan kedua tim akan melanjutkan perebutan gelar menjelang tahun 2024.

Sementara pundit Craig Burley menyerang bek Arsenal Oleksandr Zinchenko menyusul penampilannya melawan Liverpool tersebut. Bek kiri itu membuat banyak kesalahan saat timnya bermain imbang 1-1, membuat kesalahan yang merugikan hingga memberi ruang bagi Mohamed Salah untuk menyamakan kedudukan.

The Gunners memimpin setelah pertandingan baru berjalan tiga menit, bek tengah Gabriel Magalhaes mengarahkan sundulannya melewati rekan setimnya di Brasil, Alisson, untuk membuat para pendukung tamu menjadi heboh.

Namun, keunggulan mereka tidak bertahan lama karena Salah menambah jumlah golnya menjadi 12 di musim Liga Premier dengan gol solonya yang sensasional. Pemain internasional Mesir menerima bola melebar sebelum menggiring bola melewati Zinchenko dan melepaskan tendangannya ke sudut atas, membuat David Raya tidak berdaya.

Pertahanan Zinchenko, yang memberikan Salah peluang untuk memindahkan bola ke kaki kirinya, mendapat kecaman selama banyak analisis pascapertandingan, dan pemain internasional Ukraina itu tidak membantu dirinya sendiri dengan beberapa umpan salah sasaran yang hampir terbukti merugikan.

Masih harus dilihat apakah Mikel Arteta menaruh kepercayaannya pada Zinchenko untuk pertandingan timnya melawan West Ham pada hari Kamis, atau apakah penampilannya akan membuat saingannya, Jakub Kiwior, kembali ke starting XI.

img
Arpan Rachman
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan