logo alinea.id logo alinea.id

Rundungan Zulkifli dan ironi pidato Megawati

Zulkifli Hasan hadir di perayaan hari jadi PDI-P selaku Ketua MPR RI.

Robi Ardianto Kamis, 10 Jan 2019 18:42 WIB
Rundungan Zulkifli dan ironi pidato Megawati

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan bisa jadi merupakan satu-satunya tokoh dari kubu Prabowo-Sandi yang hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan perayaan hari jadi PDI-Perjuangan ke-46 di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/1) petang itu. 

Duduk di antara ribuan kader PDI-P yang juga para pendukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019, Zulkifli pastinya tak betah. Apalagi, saat nama Zulkifli Hasan disebutkan, ribuan hadirin yang memadati ruang acara kontan langsung menyorakinya.

Cemooh massal itu berawal dari sambutan hangat Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Saat 'menguasai' panggung, Megawati mengabsen satu per satu tamu yang hadir. 

Megawati memulai dari nama orang nomor satu di Indonesia Jokowi sebelum berlanjut ke Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Presiden RI ke-sembilan Hamzah Haz dan calon wakil presiden Ma'ruf Amin. 

Bagi Megawati, menyambut tamu seperti itu hanya rutinitas. Tak ada sorakan atau tepuk tangan berlebihan dari audiens. 

Namun, saat putri sulung Bung Karno itu menyebut nama Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, ribuan kader partai berlambang banteng moncong putih itu langsung koor. Serempak mereka menyoraki Ketua Dewan Penasihat BPN Prabowo-Sandi itu. "Huuuu!" teriak mereka. 

Ternyata derita Zulkifli belum usai. Saat berada di atas panggung, rutinitas menyambut tamu juga dilakoni Jokowi. Nama Zulkifli pun kembali disebut. "Yang saya hormati Ketua MPR Bapak Zulkifli Hasan," kata Jokowi. 

Lantas, respons serupa. "Huuuuuu!" teriak kader PDI-P.

Sponsored

Pidato Mega

Rundungan para kader banteng kepada Zulkifli itu terkesan ironis. Pasalnya, dalam sambutannya, Megawati justru mencoba menurunkan tensi dua kubu yang sedang panas-panasnya. Kepada para kader, ia sempat menceritakan persahabatannya dengan Prabowo Subianto. 

Megawati mengaku, ia tetap bersahabat dengan Prabowo meskipun kerap berseberangan di dunia politik. Bahkan, konon Prabowo kerap ngidam nasi goreng bikinan Mega. "Kami bersahabat, tapi kok anak buahnya gitu ya," ujar Megawati.  

Cemooh para kader kepada Zulkifli kontan membuat Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto merasa tak enak hati. Syahdan, Hasto pun langsung meminta maaf kepada Zulkifli. 

"Saya sampaikan kepada Pak Zul (Zulkifli Hasan). Pak Zul (kami) meminta maaf, sekiranya ada yang kurang berkenan," kata Hasto. 

Zulkifli pun mengangguk tanda tidak mempersoalkan sorakan ribuan kader itu. Setelah itu, keduanya kembali menunjukkan keakraban. "Lalu Pak Zul mangguk-mangguk. Sambil kita cipika cipiki (cium pipi kanan dan cium pipi kiri)," tutur Hasto.

Di Pilpres 2019, PAN bergabung bersama Partai Demokrat, Gerindra dan PKS mengusung Prabowo-Sandi. Di lain kubu, PDI-P bersama delapan partai lainnya mengusung Jokowi-Ma'ruf sebagai pasangan capres-cawapres.