sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pilpres 2024, Airlangga-Anies dinilai pasangan serasi

Keduanya dianggap memiliki banyak kelebihan dan bakal saling melengkapi.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Selasa, 08 Jun 2021 06:31 WIB
Pilpres 2024, Airlangga-Anies dinilai pasangan serasi

Pasangan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dinilai sebagai pasangan serasi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Airlangga dan Anies disebut memiliki banyak kelebihan dan akan saling melengkapi.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menerangkan keduanya akan mampu mengoptimalkan suara pemilih lantaran bisa meraup dari ceruk yang berbeda. 

"Keduanya miliki basis suara berbeda sehingga saling melengkapi. Airlangga dengan soliditas suara Golkar, Anies dari ceruk suara personalnya," ucapnya saat dihubungi Alinea, Senin (7/6).

Secara personal, terang Dedi, Anies berpotensi meraih suara publik yang lebih luas dibandingkan figur potensial lainnya. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun dianggap dapat diterima semua identitas pemilih di Tanah Air. "Ini berbeda, misalnya, dengan Ganjar yang hanya dominan di identitas Jawa," jelasnya.

Faktor berikutnya, kapasitas. Keduanya, menurut Dedi, memiliki prospek kepemimpinan nasional cukup baik. "Bahkan di atas rata-rata tokoh lain yang juga sedang berebut peluang kandidasi Pilpres 2024."

Dicontohkannya dengan Airlangga yang dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjabat posisi krusial selain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. 

"(Dia) dibebankan memimpin KPCPEN (Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional), Presidensi G-20. Kondisi itu jelas penanda kapasitas Airlangga sangat diperhitungkan," ujarnya.

Sedangkan Anies, baginya, telah menjadi tokoh nasional. Ini tecermin dari pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan imbas inisiasinya dalam dunia pendidikan.

Sponsored

"Artinya, Airlangga-Anies bisa diandalkan secara ketokohan," terangnya. "Tinggal bagaimana Anies meyakinkan parpol (partai politik) untuk menyokongnya agar potensi keterusungannya terbuka."

Di sisi lain, Dedi berpendapat, Airlangga berpeluang menjadi figur paling siap menghadapi kontestasi 2024. Pangkalnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) punya potensi konflik internal mengingat Puan Maharani, yang diwacanakan diusung, tertinggal jauh elektabilitasnya dengan Ganjar Pranowo.

"Juga Prabowo Subianto terancam semakin menurun mengingat ia sejak masuk kabinet sudah dianggap tidak konsisten dan belum menunjukkan performansi berarti," tandasnya.

Berita Lainnya