sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Politikus PKS ke pemerintah: Jangan hentikan stimulus listrik Desember 2020

Stimulus listrik dapat meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Senin, 21 Des 2020 13:59 WIB
Politikus PKS ke pemerintah: Jangan hentikan stimulus listrik Desember 2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.263.299
Dirawat 160.142
Meninggal 34.152
Sembuh 1.069.005

Pemerintah diminta untuk tidak menghentikan pemberian stimulus tarif listrik kepada masyarakat pada awal 2021. Pasalnya, stimulus itu dinilai dapat meringankan beban masyarakat akibat dampak perekonomian dari pandemi Covid-19.

"Stimulus ini jangan dihentikan hanya sampai Desember 2020. Namun agar diteruskan sampai minimal akhir tahun 2021.  Karena masyarakat masih membutuhkan," ujar anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto, dalam keterangannya, Senin (21/12).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyarankan agar pemerintah dapat berkomitmen mengalokasikan anggaran negara untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Sebab, sambung dia, stimulus tarif listrik dinilai salah satu bantuan yang efektif diberikan pada masyarakat dibandingkan program bantuannya lainnya seperti bantuan sosial (bansos).

"Dibandingkan dengan program bansos, pemberian stimulus tarif listrik ini lebih tepat sasaran dan mudah dipertanggungjawabkan. Datanya valid, jalur distribusi pemberian stimulus jelas dan relatif aman dari korupsi," imbuh Mulyanto.

Hal itu diperkuat setelah dirinya menyerap aspirasi rakyat saat masa reses. Dia berkata, secara umum masyarakat terbantu dengan adanya stimulus listrik ini. Bahkan, kata dia, masyarakat berharap agar program bantuan itu dapat dilanjutkan oleh pemerintah.

"Bahkan, mereka minta rumah ibadah, masjid dan musola serta sarana sosial lainnya dikenakan tarif khusus dan juga mendapat stimulus listrik ini," imbuhnya.

Sebagai informasi, pemerintah hingga kini belum tegas mengambil sikap perpanjangan stimulus listrik pada 2021. Padahal, program itu akan berakhir pada akhir tahun ini.

Bantuan listrik dalam stimulus Covid-19 tersebut untuk daya 450 VA dan 900 VA. Program itu diberikan untuk meringankan beban masyarakat yang tidak mampu dan rentan dalam menghadapi masa pandemi Covid-19. 

Sponsored

Bagi pelanggan rumah tangga, stimulus tersebut telah diberikan sejak April 2020 serta pelanggan bisnis dan industri kecil sejak Mei 2020. Dengan program stimulus ini ,maka pelanggan kategori rumah tangga 450 VA mendapat pembebasan tagihan/token gratis sampai Desember 2020.

Bagi pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi akan mendapat diskon 50% tagihan/token listrik sampai Desember 2020. Sementara pelanggan bisnis kecil 450VA mendapat bantuan pembebasan tagihan/gratis sampai dengan Desember 2020. Industri kecil 450 VA mendapat pembebasan tagihan/gratis sampai dengan Desember 2020. Sedangkan lembaga sosial kecil 450 VA diberi pembebasan tagihan/gratis sampai dengan Desember 2020.

Berita Lainnya

Netflix tayangkan film Geez & Ann

Kamis, 25 Feb 2021 19:48 WIB

Perpres 7/2021 perkuat penanganan terorisme

Kamis, 25 Feb 2021 19:58 WIB