sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Hubungan diplomatik RI-Israel bisa terwujud bila Palestina merdeka

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin respons propaganda normalisasi hubungan diplomatik RI-Israel.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Rabu, 16 Des 2020 08:59 WIB
Hubungan diplomatik RI-Israel bisa terwujud bila Palestina merdeka

Normalisasi hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Israel dinilai dapat terjadi bila negara tetangga Palestina itu dapat mengakui hak teritorial negara yang memiliki Ibu Kota Gaza sebagai negara berdaulat. 

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin menanggapi isu propaganda terkait Indonesia akan menormalisasikan hubungan diplomatik dengan Israel, seperti diutarakan oleh sumber diplomatik Israel sebagaimana dikutip Times of Israel dari Channel 12, pada Minggu (13/12).

"Dalam membangun normalisasi kan butuh saling percaya, saling menghormati, dan memiliki visi yang sama. Jika persoalan Palestina bisa tuntas, maka tentu normalisasi akan sangat mudah. Jika belum, normalisasi akan tidak akan ada maknanya. Semoga persoalan Palestina bisa segera tuntas," kata Azis dalam keterangannya, Rabu (16/12).

Lebih lanjut, politikus Partai Golkar ini mengaku belum mendengar adanya normalisasi hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Israel. Dia menegaskan, posisi Indonesia tetap konsisten untuk kemerdekaan Palestina.

"Saya belum dengar tentang wacana tersebut. Yang pasti Pemerintah Indonesia dan juga rakyat Indonesia sepenuhnya mendukung kedaultan dan hak-hak Palestina," tegas Azis.

Indonesia, sambung Aziz, terbuka untuk menjalin hubungan diplomatik dengan semua negara, termasuk Israel. Namun, Indonesia tetap akan memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan hak warganya untuk dapat hidup di negara berdaulat. 

"Inilah yang kita harapkan dari Israel. Dan tidak ada relevansi apapun terkait deadline masa jabatan Presiden Amerika," jelas Azis Syamsuddin.

Menyikapi isu adanya potensi membuka hubungan diplomatik antar kedua negara, Azis menyebut tergantung rencana strategis pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri. Hanya saja, dia menekankan bahwa hingga saat ini belum ada rencana strategis apapun terkait wacana normalisasi hubungan kedua negara.

Sponsored

"Sementara ini saya belum mendengar rencana tersebut dari pemerintah, sehingga justru saya mempertanyaan dasar klaim tersebut. Dan saya yakini bahwa pemerintah Indonesia sepenuh berdiri bersama rakyat Palestina," jelas Azis.

Sebagai informasi, Indonesia dikabarkan akan segera menormalisasi dan membangun hubungan diplomatik dengan Israel dalam beberapa minggu mendatang. Hal ini diutarakan oleh sumber diplomatik Israel sebagaimana dikutip Times of Israel dari Channel 12, pada Minggu (13/12).

Sumber diplomatik itu mengidentifikasi ada dua negara yang sudah melakukan pembicaraan sebelum Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump lengser dari jabatannya pada 20 Januari 2021. Selain Indonesia, Oman juga akan melakukan hal serupa.

Selain itu, Menteri Intelijen Israel, Eli Cohen juga menyebut Indonesia dalam wawancara mengenai normalisasi hubungan diplomatik pada Radio Angkatan Darat. Ini dilaporkan pula oleh media setempat The Jerusalem Post.

Berita Lainnya