logo alinea.id logo alinea.id

Sikap Gerindra jadi oposisi atau tidak ditentukan saat rakernas

“Lokasi rakernas kemungkinan di Hambalang (Bogor), tanggal 21 September,” kata Andre.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Sabtu, 10 Agst 2019 13:20 WIB
Sikap Gerindra jadi oposisi atau tidak ditentukan saat rakernas

Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan, kemungkinan sikap untuk memilih menjadi oposisi atau masuk ke pemerintahan bakal diambil Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat rapat kerja nasional Gerindra.

“Lokasi rakernas kemungkinan di Hambalang (Bogor), tanggal 21 September,” kata Andre saat ditemui Alinea.id, setelah menjadi pembicara di diskusi Perspektif Indonesia bertajuk “Membaca Arah Tusukan Pidato Mega” di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (10/8).

Wasekjen DPP Partai Gerindra itu pun akan menyarankan Prabowo untuk tetap menjadi oposisi di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Menurut Andre, hal itu dilakukan untuk menyalurkan aspirasi dari para konstituen Gerindra di dapilnya, yakni Sumatera Barat I, yang mayoritas menginginkan Gerindra berada di luar pemerintahan.

"Saya akan mengusulkan kepada Pak Prabowo untuk berada di luar pemerintahan, di mana kebijakan Pak Jokowi yang baik kita dukung, yang kurang baik kita kritisi," ujarnya.

Meski demikian, Andre mengatakan, dirinya tetap akan patuh pada pilihan apa pun yang diambil Prabowo, dan akan menjalaninya sesuai keputusan mantan Danjen Kopassus tersebut.

"Itu semua tergantung Pak Prabowo. Yang jelas, kami seluruh kader akan tegak lurus bersama beliau, mendukung apa pun putusan beliau di dalam atau luar," ujarnya.

Lebih lanjut, Andre pun mengatakan, walau menjadi oposisi, Gerindra bakal menjadi penyeimbang pemerintah yang konstruktif.

"Sebab kami ingin turut berkontribusi untuk bangsa dan negara," katanya.

Sponsored